Bitung, Sulutnews.com -Sebuah video klarifikasi dari Sarip Umar beredar, menanggapi berbagai unggahan di media sosial yang mencatut namanya dan menyebarkan informasi yang tidak benar.
Dalam pernyataannya, dirinya keras membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Ia menyebut bahwa sejumlah konten yang beredar di berbagai platform, termasuk Facebook, merupakan kabar bohong atau hoaks yang tidak pernah ia buat maupun ia sampaikan.
Ia juga sangat menyayangkan adanya pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan publik.
Untuk itu, dirinya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.
Menurutnya, penting untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai ataupun membagikan suatu konten.
“Semua yang beredar itu bukan dari saya. Saya merasa dirugikan dan difitnah,” tegasnya dalam video klarifikasi tersebut. Jumat(10/04/26)
Dirinya juga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ia juga membuka kemungkinan untuk menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap telah mencemarkan namanya.
Saat ditelusuri lebih jauh, ditemukan adanya perbedaan mencolok antara akun asli miliknya dan akun palsu tersebut.
Pada akun asli, penulisan namanya menggunakan format huruf besar pada bagian tertentu, yakni “Sarif UMar”.
Sementara pada akun palsu, nama tersebut ditulis lebih umum dan tampak meyakinkan, yakni “Sarip Umar”, padahal akun tersebut bukan miliknya.
Perbedaan ini dinilai sebagai indikasi adanya upaya penyamaran identitas untuk menyesatkan publik dan menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
(Tzr)







