Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait amburadulnya anggaran dana desa di desa Padang Nibung kecamatan bungamas dinilai tinggi pengaruhnya dengan ketidak pedulian BPD desa tersebut dengan apa yang terjadi di pemerintah desa Padang Nibung.
Kinerja BPD dianggap tidak menjalankan tupoksinya dengan baik dalam pengawasan, BPD terkesan hanya ingin mendapatkan gaji saja dan salah satu anggotanya diduga gila jabatan.
Dugaan gila jabatan salah satu anggotanyainisial S terlihat dengan adanya S menemui seseorang untuk meminta agar ketua BPD lama di lengserkan dengan menceritakan beberapa kesalahan ketua BPD desa Padang Nibung yang lama.
(S) dianggap ingin merebuti ketua BPD nampaknya bukan karena niat baik ingin mengabdi kan diri membangun desa Padang Nibung, namun diduga kuat ada keinginan tertentu yang dinilai hanya memikirkan keuntungan bagi dirinya.
Periansyah salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan dengan tegas menyatakan akan sesegera mungkin bersurat dengan DPMD kabupaten Bengkulu Selatan, inspektorat, serta mendesak bupati Bengkulu Selatan mencabut SK Plt ketua BPD desa Padang Nibung inisial S.
Periansyah berpendapat hal itu perlu dilakukan melihat niat dari S yang nampak tidak dapat menjalankan tugas dengan baik, dan dinilai adanya pembiaran dari pihak BPD terkait kacaunya anggaran dana desa di desa Padang Nibung. (JN)





