Manado, Sulutnews.com – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd mengatakan, sebagai sekolah berakreditasi ” A ” ungul di Sulut sangat terbuka dan siap menerima Siswa Afirmasi Pendidikan Menengah ( ADEM) dari daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) di Kabupaten Talaud, Kabupaten Sangihe dan Kabupaten Sitaro ditahun 2026 diatas 20 siswa.
“Sebagai Kepsek mendukung program dari Kemendikdasmen tersebut untuk siswa ADEM. Karena itu kami sangat” Wellcome” dan bisa tampung lebih 20 siswa bahkan lebih banyak juga bisa” kata Kepsek Jemmy Jermias kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kamis (5/2) disekolahnya.

Foto – Telly Olivia Ticoalu S.Pd.M.Si Kepsek SMK Negeri 1 Manado
Untuk tahun 2025 ada sekitar 20 siswa ADEM disekolahnya. Dan ada enam yang sudah akan lulus tahun ini karena sudah kelas XII.” Jadi ada enam yang akan lulus tahun ini .Untuk tahun ajaran baru nanti Juni 2026 bisa kita terima lebih lagi” kata Jemmy Jermias.
Program siswa ADEM gratis karena semua biaya makan minum dan transportasi serta biaya kesehatan , penginapan dan peralatan sekolah ditangung pemerintah.” Kita sekolah tingal megawasi selama mereka belajar dan juga aktifitas ditempat tingal” kata Jermias.
Untuk 20 siswa ADEM yang sudah sejak tiga tahun lalu berjalan sangat baik tidak ada keluhan karena lancar semua biaya dan juga proses belajar mereka. Dan sangat trasparan proses pengelolaan dana siswa ADEM tidak ada masalah disekolahnya semua terbuka dan trasparan.
Prestasi Siswa ADEM
Dari sekitar 1.900 lebih Siswa di SMA Negeri 1 Manado ada juga siswa ADEM yang prestasinya baik dan menonjol baik bidang mata pelajaran juga kegiatan Ekstrakurikuler ( Ekskul) “Jadi ada siswa ADEM yang berkualitas dan meraih prestasi disekolahnya” kata Kepsek.
Dengan banyak prestasi SMA Negeri 1 Manado maka bila ada siswa yang dari 3T ikut tes dan berminat memilih SMA Negeri 1 kita terbuka untuk menerima.
Dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 semua sama siswa ADEM dan yang bukan ADEM kita lakukan perlakuan yang sama.

Foto – Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Saleleh S.Pd.M.Pd Yang Mendapat Guru Bahasa Jepang Dua Tahun Berturut – Turut
Untuk prestasi di SMA Nengeri 1 Manado tahun 2025 hinga saat ini ada beberapa siswa ikut OSN dan juga lomba Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman di Jakarta dan meraih nilai baik.
Kemudian Ekskul juga baik Volly Ball dan Basket Putra dan Putri juga meraih prestasi di tingkat Sulut.” Kami terus perbaiki dan tingkatkan kualitas belajar mengajar. Karena itu kuncinya memajukan sekolah” kata Kepsek.
SMK Negeri 1 Manado Bisa Lebih Banyak
Sementara untuk SMK Negeri 1 Manado ada sekitar 16 Siswa ADEM yang lagi belajar saat ini. Menurut Kepsek Telly Olivia Ticoalu S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (6/2) mengatakan, 16 siswa ADEM saat ini tidak ada masalah baik tempat tingsl dan juga biaya kesehatan dan makan minum serta transportasi karena gratis dan ditangung pemerintah.
Untuk tempat tingal dirumah guru guru sehinga pengawasan ketat. Apakah akan menerima siswa ADEM tahun ini? Kepsek mengatakan, pihaknya terbuka dan mana mans jumlahnya yang akan diterimah” Kita terserah jumlah siswa ADEM yang akan diterimah bisa lebih banyak tahun lalu” kata Kepsek Telly.
Dari 16 siswa ADEM untuk kelas XII ada empat, Kelas XI enam Siswa dan Kelas X ada enam siswa.
Untuk empat siswa ADEM kelas XII yang akan lulus tahun ini sagat berkualitas sejak masuk tiga tahun lalu.
” Jadi sekolah kita mana mana jo dari Kemendikdasmen dan Dikda Sulut mo berikan” kata Kepsek Ticoalu
Sedangksn ntuk siswa ADEM di SMK Negeri 6 Pakowa Manado ada sekitar 18 Siswa ADEM dan kelas XII ada empat yang akan lulus tahun ini. Menurut Kepsek Altje Saleleh S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut untuk 18 Siswa ADEM mereka belajar baik dan tempat tingal tidak ada masalah karena hanya didepan sekolah.
” Tidak ada masalah siswa ADEM termasuk biaya makan dan minum semua gratis dan sangat baik proses belajar mengajar” kata Saleleh.
Untuk tahun 2026 pihaknya akan menerima siswa ADEM sesuai jumlah siswa yang akan lulus tahun ini ada empat.” Kami akan pertimbangkan lagi jumlah siswa ADEM yang akan di terimah apa lebih dari yang lulus atau tidak” kata Kepsek.
Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ( PKLK) Dikda Sulut Merlinda Mamesah S Pd .MAP sebelumnya mengatakan ada sekitar 116 siswa ADEM di Sulut mereka tetap belajar baik. Laporan dari tujuh sekolah dan pengawasan langsung dari Dikda lancar dan tetap belajar baik. Kalau ada masalah langsung diselesaikan dengan baik.
Dari data yang ada Program siswa ADEM dari Kemendikdasmen yang sudah berjalan beberapa tahun di Sulut berjalan baik.
Siswa ADEM itu siswa berprestasi yang lulus dari SMP Negeri dan Swasta dari daerah 3T di tiga Kabupaten terdiri Kabupaten Talaud, Kabupaten Sangihe dan Kabupaten Sitaro.. Selama sekolah tiga tahun gratis semua biaya makan tempat tingal dan juga transportasi serta kesehatan dan keperluan sekolah.
Untuk Sulut ada tujuh sekolah yang menjadi tempat belajar mereka antara lain SMA Negeri 1, Manado, SMA Negeri 9, SMA Negeri 7, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2; SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 6 Manado. ( Fanny)





