Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 16 Jan 2026 17:17 WITA ·

Nongkrong Tetap Jalan, Keuangan Tetap Aman


Nongkrong Tetap Jalan, Keuangan Tetap Aman Perbesar

Nongkrong sudah jadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Entah sekadar ngopi setelah kerja, makan bareng teman lama, atau cari suasana baru di akhir pekan. Aktivitas ini sering terasa ringan, tapi kalau tidak disadari, pengeluarannya bisa menumpuk pelan pelan. Tiba tiba akhir bulan datang dan kamu bertanya ke mana perginya uang jajan.

Mengatur pengeluaran nongkrong bukan berarti harus berhenti bersosialisasi. Dengan pendekatan yang lebih sadar, kamu tetap bisa menikmati momen tanpa membuat keuangan goyah.

Tentukan Batas Nyaman Sejak Awal Bulan

Langkah paling realistis adalah menentukan batas pengeluaran nongkrong di awal bulan. Angka ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan, bukan mengikuti standar lingkungan.

Batas ini berfungsi sebagai pagar, bukan penjara. Kamu tetap bebas memilih tempat dan momen, tapi tahu kapan harus menahan diri. Dengan batas yang jelas, keputusan nongkrong terasa lebih tenang karena sudah masuk rencana.

Pilih Nongkrong yang Punya Makna

Tidak semua ajakan nongkrong perlu diikuti. Ada momen yang benar benar ingin kamu datangi karena orangnya atau suasananya, ada juga yang bisa dilewatkan tanpa rasa bersalah.

Memilih nongkrong yang punya makna membuat pengeluaran terasa lebih sepadan. Kamu hadir dengan niat, bukan sekadar ikut arus. Hasilnya, pengalaman lebih berkesan dan dompet lebih terjaga.

Datang dengan Tujuan yang Jelas

Sering kali pengeluaran membengkak karena datang tanpa tujuan. Awalnya hanya ingin minum kopi, lalu berlanjut pesan makanan, tambah dessert, dan akhirnya menambah minuman lagi.

Datang dengan tujuan sederhana membantu kamu tetap fokus. Misalnya hanya minum kopi dan ngobrol, atau makan lalu pulang. Tujuan ini bukan aturan kaku, tapi pengingat agar keputusan tetap sadar.

Perhatikan Waktu Nongkrong

Waktu nongkrong memengaruhi pengeluaran. Nongkrong terlalu lama sering memicu tambahan pesanan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Menentukan durasi sejak awal membantu kamu menikmati tanpa kebablasan. Nongkrong satu hingga dua jam sering sudah cukup untuk bersosialisasi dan recharge, tanpa harus menambah pesanan berkali kali.

Jangan Sungkan Pilih Tempat yang Lebih Bersahabat

Tempat nongkrong tidak selalu harus yang paling viral atau mahal. Banyak tempat nyaman dengan harga lebih bersahabat dan suasana yang tidak kalah enak.

Mencari alternatif ini menunjukkan bahwa kamu mengutamakan pengalaman, bukan gengsi. Nongkrong tetap seru saat obrolannya nyambung dan suasananya pas, berapa pun harga menunya.

Manfaatkan Promo dengan Bijak

Promo bisa membantu menekan pengeluaran jika digunakan dengan sadar. Diskon minuman, cashback, atau promo pembayaran sering tersedia dan cukup membantu.

Namun, promo sebaiknya jadi alat bantu, bukan alasan untuk belanja lebih banyak. Gunakan saat memang sudah berencana nongkrong, bukan sebaliknya.

Pisahkan Uang Nongkrong dari Uang Harian

Salah satu cara paling efektif mengontrol pengeluaran adalah memisahkan uang nongkrong dari uang kebutuhan harian. Dengan pemisahan ini, kamu tahu persis berapa sisa dana yang masih aman digunakan.

Saat dana nongkrong menipis, itu menjadi sinyal alami untuk menahan diri. Cara ini lebih halus dibanding melarang diri sendiri, tapi tetap efektif.

Sadari Pengaruh FOMO

FOMO sering menjadi pemicu pengeluaran impulsif. Takut ketinggalan cerita atau momen membuat kamu ikut nongkrong meski kondisi keuangan sedang ketat.

Menyadari hal ini membantu kamu mengambil jarak sejenak sebelum memutuskan. Teman yang baik akan tetap ada meski kamu sesekali absen. Keuangan yang sehat juga bagian dari menjaga diri sendiri.

Tabungan di neobank sebagai Penjaga Batas Aman

Agar pengeluaran nongkrong tetap terkendali, memiliki tabungan terpisah bisa sangat membantu. Tabungan di neobank dari Bank Neo Commerce memberi kemudahan untuk menyisihkan dana secara rutin dan memantau saldo langsung dari aplikasi.

Tabungan NOW di neobank merupakan tabungan tanpa biaya admin dengan bunga kompetitif. Bunga tabungan cair harian sesuai ketentuan yang berlaku. Tabungan digital ini bisa membantu kamu untuk tahu cara nabung dengan bunga kompetitif secara konsisten. 

Disclaimer: Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS.

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank  di PlayStore atau App Store.  Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 911 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

AI Kini Jadi Penentu Awal Pilihan Konsumen, Brand Berisiko Tersaring dari Persaingan

4 Maret 2026 - 23:14 WITA

Empat KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Jadi Primadona Mudik dan Balik Lebaran 2026, Okupansi Tembus Lebih dari 100 Persen

4 Maret 2026 - 23:04 WITA

Ramadhan 2026: Peluang Trading di KVB Berhadiah Emas

4 Maret 2026 - 21:55 WITA

Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja, Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

4 Maret 2026 - 20:04 WITA

Bittime Ramadan Referral Rewards, Berkah di Tengah Gejolak Volatilitas Pasar

4 Maret 2026 - 18:21 WITA

Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

4 Maret 2026 - 17:00 WITA

Trending di Bisnis