Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bitung · 15 Jan 2026 13:45 WITA ·

Monumen Samuel Languyu Diresmikan, Komandan Kodaeral VIII Dikukuhkan Warga Kehormatan Adat Sulut


Monumen Samuel Languyu Diresmikan,  Komandan Kodaeral VIII Dikukuhkan Warga Kehormatan Adat Sulut Perbesar

Bitung, Sulutnews.com — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar bersama Komandan Kodaeral VIII/Manado, Laksamana Muda TNI Deri Triesananto Suherdi, SE, M.Tr.Opsla meresmikan Monumen Samuel Languyu sekaligus mengukuhkan Komandan Kodaeral VIII sebagai Warga Kehormatan Adat Sulawesi Utara bergelar Mengaley, Tonaas Wangko, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang digelar di Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII, Kota Bitung, dihadiri jajaran TNI Angkatan Laut, unsur Forkopimda Kota Bitung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa peresmian Monumen Samuel Languyu merupakan momentum penting untuk menghormati dan mengenang tokoh yang memiliki peran bersejarah dalam perjalanan TNI Angkatan Laut.

“Monumen ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol penghormatan, sarana edukasi, dan pengingat kolektif tentang nilai disiplin, loyalitas, serta dedikasi dalam sejarah TNI Angkatan Laut,” ujar Hengky Honandar.

Ia menyebut, keberadaan monumen tersebut sekaligus sebagai  identitas  maritim dan  pelabuhan bagi Kota Bitung yang menjadi beranda laut Nusantara di kawasan timur Indonesia.

“Kehadiran monumen ini memperkuat jati diri Kota Bitung sebagai kota maritim, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan generasi muda terhadap laut serta nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, pengukuhan Komandan Kodaeral VIII sebagai Warga Kehormatan Adat Sulawesi Utara dinilai sebagai bentuk penghormatan adat yang luhur serta cerminan hubungan erat antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Kota Bitung.

“Pengangkatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengakuan adat atas peran, dedikasi, dan komitmen TNI dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta persatuan di tengah masyarakat yang majemuk,” tuturnya.

Lebih lanjut Wali Kota mengutarakan,  dalam nilai adat Minahasa, penerimaan sebagai warga kehormatan bermakna membuka ruang persaudaraan, saling melindungi, saling menghormati dan berjalan bersama dalam semangat mapalus.

Ia juga menyampaikan, atas nama pemerintah Kota Bitung mengapresiasi Kodaeral Vlll sebagai mitra strategis yang selalu hadir di setiap kondisi, terlebih dalam penanggulangan bencana, pembangunan sosial kemasyarakatan, serta pembinaan wawasan kebangsaan.

“Sinergi pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Bitung yang maju, harmonis, dan berkarakter,” ujarnya.

Diketahui, melalui kegiatan ini diharapkan terus tercipta keseimbangan antara kemajuan ekonomi, persatuan, serta pelestarian nilai budaya dan nasionalisme.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,212 kali

Baca Lainnya

PKK Bitung Apresiasi Peran Pekerja di Hari Buruh 2026

1 Mei 2026 - 21:36 WITA

Pemkot Bitung Lepas 46 Calon Jamaah Haji 1447 H

1 Mei 2026 - 21:27 WITA

Klinik Terapung dan BBM Jadi Fokus Pertemuan PWI–Polairud Polda Sulut 

1 Mei 2026 - 00:51 WITA

Wakil Walikota Randito Sambut Kunjungan Kerja Gubernur YSK di Bitung

30 April 2026 - 18:16 WITA

Randito Maringka

Polres Bitung dan Wartawan Duduk Bersama Bahas Informasi Publik

29 April 2026 - 22:27 WITA

Kanwil Kemenkum Sulut dan Pemkot Bitung Perkuat Sinergi Dorong IRH, Layanan Kewarganegaraan, dan Sentra KI

29 April 2026 - 15:25 WITA

Trending di Bitung