Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bitung · 13 Jan 2026 12:35 WITA ·

Program Diskon Tiket Kapal Nataru Lampaui Target Penumpang


Program Diskon Tiket Kapal Nataru Lampaui Target Penumpang Perbesar

Bitung, Sulutnews.com— Program stimulus ekonomi berupa diskon tiket kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) sebesar 20 persen pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi berakhir pada 10 Januari 2026.

Tercatat, tingkat serapan program ini mencapai 99 persen selama periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, penjualan tiket diskon mencapai 414.634 tiket atau 103 persen dari target 405.881 penumpang dealisasi anggaran diskon tercatat Rp 24,8 miliar.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Desember 2025 dengan 27.489 penumpang, sementara puncak arus balik pada 8 Januari 2026 dengan 23.921 penumpang.

“Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program stimulus pemerintah yang dilaksanakan PELNI,” ujar Ditto.

Meski jumlah penumpang meningkat, pihaknya  mengindahkan   keselamatan pelayaran dengan tetap menjalankan standar operasional kapal.

Ditto juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Kementerian Perhubungan atas kepercayaan yang diberikan.

Di Sulawesi Utara, Pelabuhan Bitung turut merasakan dampak positif program tersebut. Kepala Cabang PELNI Bitung, Juni Samsudin mengatakan diskon tiket membantu masyarakat, khususnya pada momentum libur akhir tahun.

“Ada peningkatan aktivitas penumpang, namun seluruhnya tetap terlayani dengan aman dan tertib,” kata Juni.

Ia menyatakan, seluruh operasional kapal di Bitung tetap mengutamakan keselamatan.

Dalam catatannya,  ia mengurai, ada lima ruas terpadat selama periode tersebut yakni Batam–Belawan, Belawan–Batam, Makassar–Bau-Bau, Bau-Bau–Makassar, dan Jayapura–Biak.

Sementara pelabuhan kedatangan dan keberangkatan terpadat didominasi Makassar, Ambon, Batam, dan Belawan.

Dikatakan juga, saat ini pihaknya mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan 75 pelabuhan di Indonesia.

Selain itu, juga mengelola kapal perintis, tol laut, kapal rede, serta trayek khusus kapal ternak untuk mendukung konektivitas dan akses transportasi laut nasional.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 997 kali

Baca Lainnya

Heddry Yadi Resmi Jabat Kalapas Bitung

4 Mei 2026 - 13:28 WITA

Hardiknas 2026, Pemkot Bitung Perkuat Dukungan Pendidikan

2 Mei 2026 - 14:52 WITA

Polairud vs Wartawan, Laga Persahabatan Rasa Ujian Fisik

1 Mei 2026 - 23:44 WITA

PKK Bitung Apresiasi Peran Pekerja di Hari Buruh 2026

1 Mei 2026 - 21:36 WITA

Pemkot Bitung Lepas 46 Calon Jamaah Haji 1447 H

1 Mei 2026 - 21:27 WITA

Klinik Terapung dan BBM Jadi Fokus Pertemuan PWI–Polairud Polda Sulut 

1 Mei 2026 - 00:51 WITA

Trending di Bitung