Sitaro.sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menegaskan pentingnya kepastian bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang dalam proses relokasi yang kini memasuki tahap pematangan infrastruktur. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Sitaro, Denny Kondoj, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Hotel Grand Whiz Manado, Kamis, 04/12/2025.
FGD tersebut secara khusus membahas kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan relokasi Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, mulai dari jalan lingkungan, jaringan air bersih, fasilitas sanitasi, hingga sarana sosial. Kondoj menegaskan bahwa kehadirannya mewakili komitmen penuh Pemkab Sitaro untuk mengawal setiap progres pembangunan kawasan relokasi.
“Kami hadir untuk memastikan warga Sitaro mendapatkan kejelasan. Relokasi ini bukan sekadar pemindahan tempat, tetapi pemulihan kehidupan. Karena itu, kepastian terkait infrastruktur dasar harus benar-benar terpenuhi,” tegas Kondoj.
Dia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan perangkat terkait untuk mengambil alih pengelolaan layanan dasar ketika kawasan relokasi mulai dihuni. Menurutnya, kesiapan pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, hingga dukungan pemulihan ekonomi adalah bagian penting dari transisi warga menuju kehidupan baru.
Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, memberikan apresiasi kepada Pemkab Sitaro atas langkah proaktif dalam memastikan hak dan kebutuhan warga yang direlokasi. Ia menilai bahwa keterlibatan aktif pemerintah daerah berperan besar mempercepat proses relokasi menuju hunian permanen.
“Peran Pemkab Sitaro sangat strategis. Mereka memahami dinamika warganya dan menjadi penghubung utama antara pemerintah pusat dan masyarakat. Komitmen ini akan mempercepat proses relokasi,” ujar Tahlis.
FGD juga menjadi ruang evaluasi bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan balai teknis terkait untuk memastikan seluruh persiapan sesuai standar. Pemkab Sitaro menekankan bahwa lingkungan relokasi harus tidak hanya aman, tetapi juga layak bagi warga yang terdampak bencana.
Dengan mengikuti forum tersebut, Pemkab Sitaro kembali menegaskan bahwa percepatan relokasi merupakan prioritas utama demi memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Ruang. Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan koordinasi intensif hingga seluruh kebutuhan dasar di kawasan relokasi terpenuhi.





