Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 6 Nov 2025 14:22 WITA ·

Perlu Di Proses! Salah Satu Perangkat Desa Tanjung Menang Kecamatan Seginim Rangkap Jabatan


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Perangkat desa tidak diperbolehkan merangkap jabatan atau memiliki pekerjaan lain di luar tugas pokok sebagai pelayan masyarakat desa, termasuk menjadi dosen, berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Tujuan dari larangan rangkap jabatan ini adalah untuk memastikan perangkat desa fokus penuh pada tugas dan tanggung jawab mereka dalam melayani masyarakat desa dan menyelenggarakan pemerintahan desa secara optimal.

Jika seseorang menjabat sebagai perangkat desa dan melanggar larangan ini, sanksinya dapat berupa pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian tetap dari jabatannya sebagai perangkat desa.

Oleh karena itu, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) atau institusi lainnya harus memilih salah satu jabatan: tetap menjadi dosen atau menjadi perangkat desa, karena kedua posisi tersebut tidak bisa dirangkap secara bersamaan.

Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa: Pasal 51 huruf g secara spesifik melarang perangkat desa untuk merangkap jabatan dengan jabatan lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri): Aturan pelaksana UU Desa, seperti PP Nomor 34 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 (dan perubahannya Permendagri Nomor 67 Tahun 2017), juga menegaskan larangan rangkap jabatan bagi perangkat desa.

Status Dosen: Dosen, terutama jika berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), juga dilarang merangkap jabatan ganda dan hanya boleh menerima satu penghasilan dari jabatan negara. Meskipun dosen di STIT swasta mungkin tidak terikat langsung aturan ASN, status perangkat desa sebagai pejabat publik yang mendapatkan penghasilan dari APBDes juga memiliki aturan ketat terkait rangkap jabatan.

Tujuan dari larangan ini adalah untuk memastikan perangkat desa dapat fokus penuh pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat desa, menghindari konflik kepentingan, dan menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran desa.

Jika seseorang ingin menjabat di kedua posisi tersebut, ia harus memilih salah satu jabatan dan melepaskan jabatan yang lain sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Hal ini terjadi di pemerintahan desa tanjung menang kecamatan Seginim, yang mana di ketahui oknum perangkat desa tanjung menang ini Yogi Irawan M.Pd yang menjabat sebagai sekretaris desa tanjung menang di ketahui juga sebagai dosen STIT.

Saat di konfirmasi Yogi Irawan M.Pd terkait rangkap jabatan dirinya, hingga berita ini di terbitkan belum memberikan tanggapan.

Terpisah camat kecamatan Seginim Jardi.SE, menyatakan belum mengetahui hal itu oleh sebab itu atas informasi yang di dapatkan dari pihak media beliau berjanji akan mengkonfirmasi langsung dengan perangkat desa yang bersangkutan.

“Kami dari pihak kecamatan baru mengetahui hal itu, nanti kita akan lakukan pemanggilan yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi langsung karena kami baru mengetahuinya semenjak kami di konfirmasi” ujar camat.

Atas adanya kejadian ini Arif salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan berharap agar kiranya inspektorat kabupaten Bengkulu Selatan dapat melakukan proses terhadap perangkat desa tanjung menang Yogi Irawan M.Pd. hal itu dianggap sangat penting melihat regulasi yang mengatur perangkat desa dengan jelas melarang perangkat desa untuk rangkap jabatan.

Hingga berita ini di terbitkan konfirmasi dengan pihak berkompeten lainnya masih sedang di upayakan. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,085 kali

Baca Lainnya

P3Ai Batau Batu 1 Desa Ganjuh Bangun Siring Irigasi Diduga Air Yang Mengalirinya Tebat Yang Mengharapkan Air Hujan

15 Agustus 2026 - 11:07 WITA

Di Usia 81 Tahun Republik Indonesia Dodi Martian S.Hut MM Mengajak Seluruh Elemen Memerankan Hal Hal Positif

14 Agustus 2026 - 21:03 WITA

P3Ai Desa PenindaianDiduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

14 Agustus 2026 - 00:11 WITA

P3Ai Desa Ganjuh  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Peduli Kesehatan Warganya Pemerintah Desa Kemang Manis Kecamatan Pino Raya Fasilitasi Posyandu Secara Rutin

13 Agustus 2026 - 23:34 WITA

P3Ai Desa Tanjung Beringin  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Trending di Bengkulu Selatan