Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 29 Okt 2025 13:25 WITA ·

Dr Merry Kalalo Dilantik Ketua Yayasan Kanker Indonesia Sulawesi Utara


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com -Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulawesi Utara periode 2025-2030 dilantik. Pelantikan dilaksanakan Ketua Umum YKI, Prof dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD KHOM FINASIM FACP di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa 28 Oktober 2025.YKI Sulawesi Utara periode ini dipimpin Ketua Dr Merry Kalalo SH MH. Ia didampingi Ketua Harian, dr Lidya E Tulus ME dan Sekretaris, dr Ivonne Bentelu MKes. Merry Kalalo adalah istri dari Wakil Gubernur Sulut Johannes Victor Mailangkay. Usai dilantik Merry Kalalo menyatakan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan ini menjadi berkat sekaligus amanat untuk dilaksanakan

Foto : Pengurus YKI Sulut Periode 2025-2030 

“Bagaimana YKI bekerja, menopang pemerintah dalam upaya mengedukasi agar bisa menekan kasus kanker di masyarakat,” kata Kalalo.

Istri wakil Gubernur J Victor Mailangkay ini juga mengatakan, secara pribadi ia telah melihat dari dekat bagaimana kanker bukan hanya masalah kesehatan individu tetapi juga beban sosial dan ekonomi bagi keluarga dan masyarakat.”Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan bahwa kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di daerah ini, dengan angka insiden yang terus meningkat. 2022, tercatat sekitar 2.500 kasus kanker baru di provinsi ini, dengan kanker serviks dan paru-paru sebagai jenis yang paling dominan,” ungkap Kalalo

Kalalo mengungkapkan visi dan misi yang diusung. Mewujudkan Sulawesi Utara bebas dari beban kanker melalui pencegahan, deteksi dini dan pengobatan yang aksesibel bagi semua lapisan masyarakat. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kanker dan pentingnya gaya hidup sehat. Mendorong deteksi dini melalui program skrining massal, terutama di daerah terpencil. Memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan pengobatan yang berkualitas dan terjangkau. Mengadvokasi kebijakan kesehatan yang mendukung pencegahan kanker, seperti pengendalian rokok dan promosi nutrisi seimbang.”Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang solid, kita bisa mendukung Indonesia mengurangi angka kematian akibat kanker hingga 30 persen dalam lima tahun ke depan, sesuai dengan target global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” katanya.

Lebih jauh ia jelaskan, Sulawesi Utara memiliki geografi yang beragam, dengan wilayah pegunungan dan kepulauan yang membuat akses kesehatan menjadi tantangan besar. Banyak masyarakat di kabupaten dengan daerah terpencil pinggiran kepulauan (DTPK) masih kesulitan mencapai rumah sakit rujukan untuk diagnosis dan pengobatan kanker.

Selain itu, data dari Dinas Kesehatan Provinsi menunjukkan bahwa kanker serviks dan paru-paru merupakan jenis yang paling umum, sering terkait dengan faktor risiko seperti merokok dan infeksi HPV. Namun, anggaran untuk program pencegahan masih terbatas, dan kesadaran masyarakat tentang vaksinasi dan skrining masih rendah. “Ini adalah area di mana Yayasan Kanker siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Untuk memberikan gambaran yang lebih spesifik, mari kita lihat upaya penanggulangan kanker yang telah dilakukan di Sulawesi Utara tahun 2023, Dinas Kesehatan Provinsi melaporkan bahwa program skrining kanker serviks melalui metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) baru mencapai cakupan sekitar 15?ri populasi wanita usia 30-50 tahun di 15 kabupaten/kota, dengan total 12.000 wanita yang diperiksa. Program ini didukung oleh Kementerian Kesehatan dan telah berhasil mendeteksi 450 kasus pra-kanker, yang kemudian dirujuk untuk pengobatan lebih lanjut.

Di sisi lain, RSUP Prof Dr RD Kandou di Manado telah menjadi pusat rujukan onkologi utama, menangani lebih dari 800 pasien kanker per tahun dengan fasilitas kemoterapi dan radioterapi yang terbatas namun efektif. Namun, tantangan aksesibilitas tetap ada, dengan hanya 40 persen pasien dari daerah luar kota Manado yang dapat menyelesaikan pengobatan penuh karena biaya transportasi dan akomodasi. “Saya mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk bersama-sama membangun sinergi. Yayasan Kanker bukanlah entitas yang berdiri sendiri; kami membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi dalam bentuk regulasi, anggaran, dan program bersama. (josh tinungki)

Susunan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Cabang Koordinator Sulawesi Utara 2025-2030 (SK No. 512/SK.Cab./YKI/X/2025).

1. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara 

2. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara 

3. Direktur RSUP Prof R. D. Kandou 

4. Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado 

Ketua : Dr. Merry Elisabeth Kalalo, S.H., M.H. 

Ketua Harian dr. Lidya Evalien Tulus, M Kes. 

Sekretaris 1 dr. Ivone Debby Bentetu, M Kes. 

Wakil Sekretaris 1 dr. Debby Mintjelungan, M Kes. 

Bendahara 1 dr. Jeany Yola Winokan, MAP. 

Wakil Bendahara dr. Cyndi Taloko, M.Kes. 

Ketua Bidang I (Organisasi) Dr. Ny. Betsy A. Suarjana-Kapugu, S.H., MH

Anggota 

1.Pdt. Dr. Evangeli Monginsidi Karamoy, M.Th, M Pdk

2. Dr. Ny. Imelda Gracia Tumbol-Onibala, S H , M.H. 

3. Sandra G J. Tombokan, S Pd , S.Si.T., M Kes. 

4. Leidy Elen Gome, SE, MM. 

5. Voura Kumendong, S H. 

Ketua Bidang II (Pelayanan Sosial) : Dr. dr. Mendy Hatubic-Oley, Sp BP-RE(K).

Anggota

1. dr. Alfrida Bayang, M.Kes. 

2. Paul Koba, S. Farm. Apt. 

3. dr. Geertje Rauw 

4. Ns. Konda Selvie Tawalujan, Amd.Kep., M.Kes. 

5. Olga Sondakh 

Ketua Bidang III (Pendidikan dan Penyuluhan) Prof. Dr. dr. Ny. Grace D. Pangemanan-Kandou, M Kes. 

Anggota

1. Dr. dr. Grace Punuh M Kes. 

2. dr Dersje Keintjem, M Kes, Sp.KKLP. 

3. Ir. Emy Tumundo 

4. apt. Fransisco P. Sumalong, M Si. 

5. Ima Tulungen, S. Psi , M. Kes. 

Ketua Bidang IV (Ilmian) dr. Halinmda Haroen Sp PD-KHOM. 

Anggota

1 dr. Frank Wagey, Sp.OG. 

2 dr. Joel Laihad, Sp OG. 

3 dr. Christian Manginstar, Sp B(K)Onk. 

4. dr. Dyana Watania, Sp.M. 

5. dr. Cicilia Hendratta, Sp.PD., K-HOM, FINASIM. 

Ketua Bidang V (Umum) : Jimmy Pinangkaan SE, M.Si

Anggota 

1. Ny. Sherly Mewengkang Nayoan 

2. Wilhelmina Nova Pangemanan 

3. Wanda L.C. Musu, S.E., M.E. 

4. dr. Felicia M. A. Kalesaran, M.Kes.

5. Yanti Kumendong, S.Pd. 

Artikel ini telah dibaca 1,932 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Pemkab Boltim, Menerima Kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:58 WITA

Riva Rori Resmi Menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Manado

11 Maret 2026 - 23:34 WITA

Trending di Manado