Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 21 Okt 2025 10:52 WITA ·

Proyek Ambisius Gubernur Telan Anggaran Rp 15 Miliar . Anggota DPRD Sulut Pesimis Selesai Tepat Waktu


oplus_0 Perbesar

oplus_0

MANADO,Sulutnews.com – Proyek revitalisasi Museum Sulawesi Utara yang dikerjakan Dinas Kebudayaan Provinsi, yang menelan anggaran sebesar Rp 15 Miliar, oleh DPRD Sulut dinilai terlalu dipaksakan dan dianggap pesimis dapat selesai sesuai waktu yang ditargetkan. Saat hering bersama yang digelar Senin 20 Oktober 2025, Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Marlina Runtuwene mempertanyakan alasan kenapa proyek revitalisasi Museum dianggarkan Rp 15 Miliar.

Foto : Suasana rapat dengar pendapat komisi IV dengan Dinas Kebudayaan        “Ini terlalu besar anggaranya dan terkesan dipaksakan, waktu yang dipersiapkan terlalu singkat karna membangun sesuatu dibutuhkan berbagai masukan agar supaya terjadilah satu gedung yang benar-benar bermanfaat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat,” ungkap Setella.  Sementara itu Ketua Komisi IV Vonny Paat mengatakan dari hasil pembicaraan dengan pihak kementrian Kebudayaan bahwa proyek revitalisasi Museum Sulawesi Utara yang menelan anggaran Rp 15 Miliar  perlu ada penyesuaian sehingga hasil yang didapat benar benar sesuai dengan yang diharapkan.”DPR Sulut hanya melakukan fungsi pengawasan dan tidak bertanggungjawab atas segala resiko yang ditimbulkan dari pekerjaan revitalisasi Museum,” kata Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat.

Juga halnya yang dikatakan Paula Runtuwene Anggota Komisi IV DPRD Sulut ketika bertemu dengan Kasubdit permuseuman kementrian kebudayaan terkejut kalau anggaran Rp 15 Miliar telah disetujui tetapi tata letak museum ternyata tidak sesuai yang diminta oleh kementrian.” Tata letak sangat penting mulai dari ketika masuk, pandangan mata sampai dibidang bidang yang diatur tentu harus menarik sehingga orang yang berkunjung tertarik,” ungkap Paula menjelaskan pernyataan Kasubdit permuseuman Kementrian Kebudayaan.

Sementara itu Kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut Yanni Lucas memberi klarifikasi bahwa jika museum tidak di revitalisasi akan diambil alih oleh kementrian, maka dari hasil konsultasi pihak kementrian sangat senang bahwa ketika disampaikan bapak Gubernur berkeinginan merevitalisasi mesum.” Yang menjadi kesepakatan dengan kementrian bukan bangunan fisik tetapi koleksi museum, sebaik apapun fisik bangunan orang datang melihat museum adalah koleksi,” tutur Lucas.

RDP Dengan Dinas Kebudayaan dihadiri Wakil Ketua Dewan Stella Marlina Runtuwene dan dipimpin Ketua Komisi IV Voni Paat didampingi Wakil Ketua Louis Schramm dan Anggota Paula Runtuwene, Muslimah Mongilong dan Vionita Kerah.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,402 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Pemkab Boltim, Menerima Kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:58 WITA

Riva Rori Resmi Menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Manado

11 Maret 2026 - 23:34 WITA

Trending di Manado