Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 5 Agu 2025 17:00 WITA ·

30 Siswa Persiapkan Diri Kibarkan Bendera Pusaka HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Rote Ndao


30 Siswa Persiapkan Diri Kibarkan Bendera Pusaka HUT Ke-80 Kemerdekaan RI  di Kabupaten Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti pelatihan intensif 30 siswa-siswi SMA dan SMK Kabupaten Rote Ndao yang tengah mempersiapkan diri menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Lebih dari sekadar latihan fisik, pelatihan ini bertujuan membentuk karakter calon pemimpin bangsa yang berwawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan disiplin tinggi.

Marthen Muskanan, yang ditemui di halaman Videsi Hotel, Kelurahan Mokdala, mengungkapkan bahwa pelatihan diawali dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila. Momen ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan komitmen para calon Paskibraka terhadap dasar negara dan ideologi bangsa. Sambutan ketua panitia semakin menguatkan tekad mereka untuk mengabdi kepada negara.

Pelatihan ini melibatkan ujian tekad yang unik. Calon Paskibraka diuji bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga integritas dan komitmen. Mereka didorong untuk merenungkan tujuan mengikuti pelatihan, memastikan pengabdian mereka tulus, bukan sekadar ambisi pribadi. Simulasi melewati “gerbang Desa Bahagia”, yang menguji mental dan kesiapan, menguji ketangguhan mereka. Penggunaan sumpit untuk “memutuskan” halangan melambangkan perjuangan dan keberanian.

Pelatihan mengacu pada Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 0033 Tahun 2014, menekankan pembentukan Paskibraka yang handal, berpengetahuan luas, dan memiliki fisik dan mental prima. Pembina, pelatih, dan panitia berperan krusial dalam memastikan pelatihan efisien dan efektif.

Keberhasilan pelatihan akan terukur dari kemampuan para siswa mengibarkan dan menurunkan bendera pada 17 Agustus. Namun, tujuan utama adalah membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan siap membangun Indonesia yang lebih baik. Semangat dan dedikasi 30 siswa Rote Ndao ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia. Mereka bukan hanya pengibar bendera, tetapi simbol harapan dan perubahan.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,620 kali

Baca Lainnya

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Trending di News