KOTAMOBAGU – Meningkatnya curah hujan dan cuaca ekstrem belakangan ini memicu kewaspadaan masyarakat terhadap potensi munculnya penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penyakit yang berisiko menyerang anak-anak, remaja, hingga orang tua ini menjadi perhatian serius di tengah perubahan cuaca yang terjadi.
terkait hal itu, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi cuaca anomali yang telah dirilis oleh BMKG Sulut.
Berdasarkan informasi tersebut, Wali Kota mengimbau kepada Dinas Kesehatan Kotamobagu untuk melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kasus DBD, khususnya pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.
“DBD bisa menjadi ancaman serius di tengah masyarakat, apalagi dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, seperti hujan deras dan angin kencang. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan harus cepat mengambil langkah pencegahan agar kasus ini tidak meluas,” pinta Wali Kota.
Langkah antisipasi dini dinilai sangat penting agar risiko penyebaran DBD bisa diminimalisir, mengingat penyakit ini sangat berbahaya terutama bagi anak-anak dan orang tua yang daya tahan tubuhnya lebih rentan.
Wali Kota juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan agar bebas dari sarang nyamuk penyebab DBD.***





