Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 13 Mar 2026 23:20 WITA ·

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan


Foto - Louis Schramm SH MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Perbesar

Foto - Louis Schramm SH MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut

Manado, Sulutnews.com – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Bidang Kesra/Pendidilan Louis Schramm SH.MH mengapresiasi dan mendukung adanya Surat Keputusan Bersama ( SKB) tujuh Menteri Kabinet Merah Putih terkait pedoman pemanfaatan teknologi digital kecerdasan artifisial atau Artificia Intelligence ( AI) bagi siswa dalam pendidikan formal, nonformal dan informal.

” Ini langka yang baik termasuk kami didaerah karena memang harus diatur karena sangat berdampak buruk bagi siswa bila tidak diatur mengunakan teknologi digital AI” kata Louis Schramm SH MH kepada wartawan Sulutnews.com Jumat (13/3) di Manado.

Louis diminta tangapan terkait adanya penandatangan SKB tujuh Menteri di Kantor Menteri Koodinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( PMK) Kamis (12/3) terkait pedoman pemanfaatan teknologi digital AI dalam pendidikan formal, nonformal dan informal.
Tujuh Menteri tersebut yakni Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menag Nasarudin Umar, Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Mendukbangga Wihaji.

Louis Schramm Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan yang merupakan mitra kerja Dinas Pendidikan Daerah Sulut dengan ratusan SMA, SMK, SLB dan sekolah sederajat dengan puluhan ribu siswa menilai dengan adanya SKB tujuh Mentri akan memberikan manfaat positif bagi siswa agar tidak terpengaruh dengan informasih yang tidak benar.

Foto – Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.M.Inf.TecH ( MAN)

Teknologi digital AI itu penting untuk siswa saat ini karena ada juga untuk mengunakan dan mencari informasi . Namun banyak sudah salah gunakan bahkan untuk ujian hanya nyontek atau cari instan lewat digital AI.” Ini menjadikan siswa tidak belajar dan berpikir untuk mengisi soal jawaban namun hanya melihat AI,” kata Louis Schramm yang juga berprovesi pengacara itu.

Bahkan menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut itu saat ini banyak berita hox juga pornografi dan informasi yang belum bisa dibaca dan dilihat siswa.” Kita perlu ada pedoman atau aturan cara mengunakan digital AI” tambah Schramm. DPRD Sulut dengan Pemda Sulut akan membahas nanti terkait SKB tujuh Menteri. Kita akan pelajari bersama dan daerah harus segera merespon agar anak anak kita atau siswa tidak terpengaruh dengan kemajuan teknologi yang belum layak dilihat siswa.

Foto – Prof Dr Philotheus Tuerah M.Si DEA Guru Besar Matematika UNIMA

Begitu juga dikatakan Prof Dr Philotheus Tuerah MS.DEA.Ph.d Guru Besar Pendidikan dari Universitas Negeri Manado ( Unima) kepada Wartawan Sulutnews.com” Saya dukung 100 persen langkah yang dilakukan tujuh Mentri terkait pengunaan digital AI” kata Tuerah.
Menurutnya saat ini sangat berbahaya banyak siswa yang tidak belajar karena sudah terpengaruh teknologi AI dan informasi lainya
” Teknologi AI perlu tetapi anak anak atau siswa itu harus diatur atau ada pembatasan. Bukan seperti saat ini sangat bebas sekali” kata Prof Tuerah yang meraih Doktor ( Ph.D) dari Universitas di Prancis.

Sejumlah Kepsek Mendukung

Sejumlah Kepala Sekolah ( Kepsek) mendukung adanya SK tujuh Menteri ini baik karena untuk menghindari siswa yang sudah terpengaruh teknologi dan menyalahgunakan seperti menyontek mata pelajaran bullyng dan juga membuka pornografi dan ada berita bohong

” Teknologi AI dan digitalisasi itu penting bagi siswa. Tapi sering bermasalah karena disalahgunakan dan tidak ada pembatasan” kata Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd dan Kepsek SMP Negeri 7 Manado serta Kepsek SMP Negeri 1 Manado Rahman Manggopa S.Pd.M.Pd

Begitu juga dikatakan Kepsek SD Negeri 50 Manado Nansy Worotikan S.Pd M.Pd.

Menurut para Kepsek sangat baik ada pedoman untuk pemanfaatan teknolgi digital AI. Namun untuk pengawasan itu menurut Jemmy Jermias bukan hanya disekolah oleh guru guru karena banyak siswa dirumah hanya bermain hanphon hinga larut malam sehinga kesekolah terlambat.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd

” Teknologi AI itu penting karena untuk belajar coding dan AI saat ini ada” Tambah Jermias.
Bahkan untuk SMP Negeri 7 Manado menurut Kepsek Rivai Rori perkembangan AI itu tidak bisa dihindari semua siswa SMP bisa membuka informasi secara bebas tanpa terkontrol.

Dengan ada SKB tujuh Mentri untuk mengatur dan membatasi sangat baik.Agar ada batasan. Belajar Coding AI itu itu akan dilakukan karena itu Kepsek SMP Negeri 1 Rahman Manggopa sudah mempersiapkan guru guru untuk mengunakan teknologi AI.

Tetapi ada pengawasan ketat bagi siswa termasuk di SD Negeri 50 Manado . Menurut Kepsek Nancy Worotikan teknologi digital penting namun pihak sekolah awasi tidak seenaknya mengunakan saat belajar.

Dikda Sulut dukung SKB tujuh Menteri”Ini baik kita dukung aturan pengunaan teknologi digital AI” kata Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd Jumat (13/3).

BPMP Akan Sosialisasi

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) Sulut Febry Dien ST.M.InF.Tech kepada wartawan Sulutnews.com Jumat (13/3) mengatakan, sebagai Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Kemendikdasmen di Sulut akan segera melakukan internalisasi dan sosialisasi SKB tujuh Menteri baik di Pemda dan di 15 Kabupaten dan Kota serta satuan pendidikan dan masyarakat.

Foto – Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd

Selain itu juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait SKB tujuh Menteri . Kolaborasi dengan UPT 8Kemendikdasmen, Pemda Sulut, Dinas lain terkait dengan Perwakilan Tujuh Kementrian lainnya.Kemudian pihak swasta, perwakilan orang tua, Gen Z dan media massa.” Saya optimis ini bisa kita lakukan demi kebaikan anak anak atau siswa kita kedepan” tambah Febry Dien.

Sekda Provinsi Sulut Dr Denny Mangalah M.Si ketika diminta tangapan Jumat (12/3) mengatakan Pemda Sulut akan menungu SKB tujuh Menteri baru kita buat aturan didaerah.” Kita belum bisa komentar panjang karena masih menungu SKB tujuh Menteri tersebut.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

4 Calon Direktur Polnustar Resmi Mendaftar

12 Maret 2026 - 18:01 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Trending di Manado