Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Asahan · 16 Apr 2023 06:43 WITA ·

Wakil Bupati Asahan Buka Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Asahan


Wakil Bupati Asahan Buka Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Asahan Perbesar

Kisaran,Sulutnews.com – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si membuka secara resmi Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Asahan di Aula SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Sabtu (15/04/2023). Pada pembukaan tersebut tampak hadir juga, Kadis Pendidikan, Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provsu diwakilkan Kasubbag Umum BBGP Provsu, Kacabdis Wilayah V Divisi Provsu diwakilkan Kasi SMA Provsu, Unsur Pengawas, Komunitas Belajar, Kepala Sekolah CGP dan tamu undangan lainnya.

Dikesempatan ini Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provsu diwakilkan Kasubbag Umum BBGP Provsu Julian Hendri Sembiring, SE, M. Si mengatakan, hari ini para Calon Guru Penggerak (CGP) dapat menyelesaikan semua rangkaian program pendidikan bagi calon guru penggerak yang ada di angkatan 6. Angkatan ini sudah menjalani program pendidikan lebih kurang 6 bulan dimulai sejak bulan Oktober 2022 sampai dengan sekarang.

Lebih lanjut Julian mengatakan, program CGP ini merupakan salah satu program prioritas dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi dengan tujuan untuk menyiapkan para guru menjadi pemimpin pembelajaran berlandasankan filosofi Ki Hajar Dewantara. “Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem Pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila”, ucapnya.

Selain itu Julian meminta kepada para CGP yang sudah mampu menyelesaikan semua program yang ada untuk dapat mengimpelementasikan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai guru. “Dan kami juga berharap agar CGP dapat mengimbaskan ilmu yang diperoleh, kepada rekan-rekan guru yang ada di sekolah tempat bertugas, dan juga kepada para guru yang ada disekitar wilayahnya”, harapnya.

Tak lupa Julian, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan atas kerjasama dan dukungan yang baik selama ini, sehingga para CGP ini dapat menyelesaikan semua program pendidikannya dengan baik. Selanjutkan para CGP ini kami kembalikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan sebagai pembina dari guru-guru ini. “Kami berharap sesuai dengan Permendikbudristek No. 40 tahun 2021 tentang penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, jika para CGP kita ini dinyatakan lulus dapat dipertimbangkan untuk memenuhi penugasan sebagai Kepala sekolah dan juga sebagai Pengawas Sekolah. Ini adalah harapan kita semua, mengingat bahwa para CGP ini adalah pemimpin pembelajaran, asset Pemda yang harus diperdayakan sesuai dengan kebutuhan yang ada”, ungkapnya.

Di tempat yang sama Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. H. Supriyanto, M. Pd berharap kepada guru penggerak dapat meningkatkan kualitas mengajar di tempatnya bertugas. Selain itu diharapkan guru penggerak dapat memberikan dampak positif bagi guru sekolah dan siswa di tempatnya bertugas, sehingga kedepannya kualitas pendidikan di Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi.

Sementara Wakil Bupati Asahan mengatakan pada pidatonya guru penggerak adalah agen tranformasi bagi ekosistem pendidikan, yang memiliki peran diantaranya mendorong peningkatan prestasi akademik siswa, menjadi mentor bagi guru lainnya, mengajar dengan kreatif, dan menjadi teladan bagi yang lainnya. Program pendidikan guru penggerak merupakan sebuah pendidikan bagi guru yang berorientasi pada perubahan atau tranformasi sistem pendidikan.

Selanjutnya Wakil berharap melalui kegiatan ini adalah CGP mampu menganalisis penerapan program yang dibuat selama enam bulan, calon guru penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik baik dilingkungan pelajar maupun sekolah. “Calon guru penggerak juga dapat menjelaskan saran untuk pengembangan dari para pengunjung, dan juga membagikan hasil pembelajaran selama enam bulan dan dampaknya kepada diri sendiri dan kepada undangan lokakarya khususnya para kepala sekolah, maupun teman sejawat”, harapnya.

Terakhir Wakil mengatakan, salah satu pilar utama pembangunan di Kabupaten Asahan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu melalui pendidikan. “Keberhasilan pembangunan terletak pada pendidikan, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung sepenuhnya program-program peningkatan mutu pendidikan salah satunya program guru penggerak ini dalam rangka membangun generasi penerus bangsa dan masa depan negara. Persoalan kedepan Kabupaten Asahan dan Indonesia kuncinya ada pada peserta didik, dan landasan utamanya adalah para guru, sudah menjadi kewajiban bagi kita sebagai pelaku pendidikan untuk saling mewujudkan pendidikan yang unggul di Indonesia khususnya di Kabupaten Asahan yang kita cintai ini”, tandasnya.(*/Daniel)

Artikel ini telah dibaca 505 kali

Baca Lainnya

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

Trending di Mitra