Manado, Sulutnews.com – Uji Kompetensi Keahlian ( UKK) hari pertama yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tombariri Kabupaten Minahasa dan di SMK Negeri 1 Amurang Minahasa Selatan Selasa (22/4) berjalan lancar. Hal tersebut dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri Ir Ivone Memah dan Kepsek SMK Negeri 1 Amurang Jeivi Maliangkay S.Pd kepada wartawan Pendidikan Selasa (22/4) secara terpisah.
Menurut Ivone Memah ada 82 siswa yang ikut UKK dengan penguji atau aksesor dari pihak industri sesuai keahlian yang ada. Misalkan untuk jurusan perhotelan kita datangkan penguji dari pihak Hotel For Point Manado. Menurut Memah ada empat jurusan kompetensi keahlian seperti Akuntansi Keuangan Perbankan, Pariwisata dan Perhotelan serta Teknik Komputer Jaringan dan. Telekomunikasi ( TKJT. Jurusan yang ada di SMK Tombariri ini cukup diminati karena kedepan daerah Tanawangko dan sekitarnya cukup baik prospek pariwisata dan perhotelan.” Saya optimis lulus semua 82 siswa dan siap bekerja” kata Kepsek.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Amurang Jeivi Maliangkay S.Pdi ( Kedua dari kanan) dan Aksesor Eksternal di Toko Milik Sekolah
Dunia Kerja DUDI
Hal lain juga dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Amurang Jeivi Maliangkay yang ditemui wartawan pendidikan disekolahnya Selasa (22/4) . Menurut Kepsek ada 315 siswa yang ikut tujuan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan beberapa kompetensi keahlihan. UKK berlangsung hinga Akhir April.
Tujuan UKK menurut Kepsek Maliangkay bagi peserta didik SMK negeri 1 Amurang adalah untuk, mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sesuai dengan kompetensi keahlian yang dipelajari selama di SMK, dan Menilai kesiapan peserta didik untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI).
Kemudian untuk Memberikan sertifikasi kompetensi, yang dapat digunakan sebagai bukti keahlian peserta didik di bidang tertentu, Meningkatkan mutu lulusan SMK, agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, serta mendorong peserta didik agar lebih serius dalam belajar dan menguasai keterampilan secara praktis.
Dan membangun kerja sama antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri melalui pelaksanaan uji yang melibatkan pihak eksternal.

Foto – Siswa dalam UKK Keahlian Keperawatan
Kepsek menambahkan yang paling penting ketika menyelesaikan uji Kompetensi adalah implementasi pada saat berada di lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja dengan membawa nilai-nilai knowledge atau pengetahuan ,skill atau ketrampilan dan yang paling penting terutama adalah karakter atau attitude.
” Jadi luas sekali tujuan UKK bagi siswanya” kata Kepsek. Kepsek optimis bisa lulus semua dan siap masuk pasar kerja. Dalam UKK aksesor atau penguji dari pihak industri seperti perhotelan dan usaha lainya. (Fanny)






