Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Mitra · 30 Nov 2025 23:54 WITA ·

Tokoh Lintas Agama Puji Respons Cepat Aparat Redam Bentrok di Watuliney dan Molompar


Tokoh Lintas Agama Puji Respons Cepat Aparat Redam Bentrok di Watuliney dan Molompar Perbesar

Ratahan, Sulutnews.com – Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Belang memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Sulawesi Utara, Polres Minahasa Tenggara, serta jajaran TNI atas tindakan cepat dalam menangani perkelahian antar kelompok pemuda di Desa Watuliney dan Desa Molompar pada Minggu (30/11/2025) dini hari.

Ketua BPMJ GMIM Silo Watuliney Pdt. Femmy Tiow menegaskan, situasi di wilayah Watuliney Raya dan Molompar Raya kini berangsur pulih berkat kehadiran aparat keamanan yang terus melakukan pengamanan.

“Keadaan sudah kondusif, semakin aman. Masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa. Kami sangat berterima kasih atas langkah cepat pihak keamanan dalam menangani peristiwa ini,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Mitra, Selasa (2/12/2025).

Pdt. Femmy juga mengapresiasi karena langkah yang disampaikan masyarakat dalam dialog Forkopimda Sulut sehari sebelumnya langsung direalisasikan aparat.

“Apa yang disampaikan di dialog, termasuk arahan Kapolda Sulut, langsung ditindaklanjuti. Kami apresiasi Forkopimda Provinsi dan Kabupaten yang bergerak cepat hingga keadaan kembali stabil. Kehadiran para tersangka dalam press conference juga menunjukkan proses hukum berjalan,” tambahnya.

Dari pihak umat Muslim, Imam Masjid Ar-Rahman Molompar Induk Munawir Bokingo, turut menyampaikan hal senada. Ia memastikan bahwa masyarakat kedua desa kini merasa aman.

“Situasi aman kondusif berkat kerja cepat Polda Sulut dan Polres Mitra. Kami sangat berterima kasih karena proses penyelesaian berjalan baik dan sudah ada beberapa yang ditetapkan tersangka,” ucapnya.

Ungkapan apresiasi juga datang dari Hukum Tua Desa Molompar, Suaib Baso, yang menilai langkah cepat aparat berhasil menenangkan warga.

“Terima kasih kepada Kapolda Sulut, Kapolres Mitra, dan seluruh jajaran yang bekerja keras sehingga situasi kembali aman,” katanya.

Ketiga tokoh tersebut menegaskan bahwa insiden itu tidak terkait isu SARA, melainkan murni tindakan kriminal dari oknum yang berperilaku menyimpang.

Mereka pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan:

“Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terhasut isu apa pun, dan mari bersama menjaga agar kejadian ini tidak terulang,” imbau mereka.

Dengan kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, serta aparat TNI–Polri, ketertiban di Kecamatan Belang kini mulai pulih, memberi harapan baru bagi kondusivitas wilayah Minahasa Tenggara. (Fanly)

Artikel ini telah dibaca 1,234 kali

Baca Lainnya

Rondo Tegaskan Jajaran DKUKMPP Tegas Sidak Ritel Moderen

31 Maret 2026 - 14:36 WITA

SK Perangkat Desa di Mitra Segera Berakhir, Pemkab Siapkan Proses Rekrutmen Baru

29 Maret 2026 - 10:31 WITA

BUPATI MITRA DAN KAPOLRES MENINJAU POS PELAYANAN IDUL FITRI 1447 H DI BELANG DAN RATAHAN

17 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bukber di Mapolres Mitra: Kapolres dan Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Lintas Institusi

13 Maret 2026 - 08:06 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

“Musrenbang Bukan Rutinitas” – Bupati Ronald Kandoli Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

12 Maret 2026 - 15:16 WITA

Trending di Mitra