Tim Resmob Polres Minsel Tangkap Pelaku dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur
Minsel, Sulutnews.com — Tim Resmob Polres Minsel, berhasil mengungkap dan menangkap seorang pelaku dugaan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang terjadi di Kelurahan Pondang lingkungan Vll, Kecamatan Amurang Timur kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Seorang pria berinisial RS (20) asal Desa Popareng kecamatan Tatapaan, ditangkap atas dugaan pencabulan seksual terhadap seorang anak perempuan, Jumat (07/08/2025).
Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP David Candra Babega, SIK, MH Melalu kasat Reskrim Polres Minsel, Iptu I Gede Indra Asi Angga Pratama, SIK. Mengatakan Saat ini Pelaku sudah kami amankan di polres Minsel untuk kita lakukan proses penyidikan lebih lanjut.
Dimana berdasarkan Informasi bahwa telah terjadi dugaan Pencabulan anak perempuan di bawah umur korban inisial, P (14) yang terjadi pada hari Minggu (01/06/2025) dini hari sekitar pukul 04:30 wita di Desa Pondang, lingkungan Vll, Kabupaten Minsel.
Kronologis penangkapan, terjadi Kamis (07/08/2025), Tim Resmob mendapat informasi bahwa Tersangka dugaan kasus Cabul anak perempuan di bawah umur, Sedang berada di Rumahnya di Maumbi Kolongan, Kabupaten Minut. Kemudian tim Resmob langsung bergegas,menuju ke Minut di Desa Kolongan, pada saat tim Resmob sampai Tersangka Tidak berada di rumahnya, lalu Team mendapatkan informasi bahwa Pelaku Sedang berada di Rumah Bos Tempat kerjanya, dan Tim langsung Mengamankan Pelaku tersebut dan langsung mengintrogasi, untuk menanyakan Kronologi kejadian tersebut, lalu tersangka langsung koperatif dan menyampaikan Kronologis kejadian.
Setelah mendengar Kronologis tersebut Tim langsung Membawa Tersangka ke Mako Polres Minahasa Selatan untuk Penyelidikan lebih lanjut.
“Atas perbuatannya pelaku R dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 tentang Tindak Pidana Pencabulan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”Ucap Kasat.
Kasat Reskrim pun menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap anak dan mengimbau masyarakat untuk turut aktif melaporkan bila mengetahui tindak kejahatan serupa di lingkungan sekitar,” tegas Kasat Reskrim. (Sel)







