Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 9 Feb 2026 16:36 WITA ·

Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy


Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy Perbesar

Workshop AI Connect Offline Series di Makassar membekali lebih dari 20 mahasiswa bangun web portfolio berbasis AI untuk meningkatkan personal branding dan kesiapan menghadapi gig economy.

Makassar, 5 Februari 2026 — Telkom AI Center of Excellence Makassar (AI Center Makassar) terus memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan talenta digital di kawasan Indonesia Timur melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Build Your First Web Portfolio with AI”. Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan berbasis praktik untuk membekali mahasiswa dan komunitas teknologi dengan kemampuan membangun portofolio digital profesional dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Workshop yang dilaksanakan di AI Center Makassar tersebut diikuti oleh lebih dari 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi serta komunitas developer. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis Telkom dalam mempersiapkan talenta muda menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin fleksibel, adaptif, dan berbasis proyek, seiring berkembangnya model gig economy.

Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital, keberadaan portofolio online dinilai semakin krusial sebagai representasi kompetensi, pengalaman, dan kredibilitas profesional. Namun demikian, masih banyak talenta yang belum memiliki media terstruktur untuk menampilkan hasil karya mereka secara optimal. Melihat kebutuhan tersebut, AI Center Makassar menghadirkan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan personal branding dan aktivasi jejak digital profesional.

Melalui pendekatan hands-on learning, peserta dibimbing secara komprehensif mulai dari perencanaan konten, pengembangan desain, hingga proses publikasi website portofolio berbasis AI. Peserta juga mendapatkan pendampingan dalam mengintegrasikan hasil karya mereka ke platform profesional seperti GitHub, LinkedIn serta Talent Marketplace Telkom AI Connect, guna meningkatkan visibilitas di hadapan recruiter maupun calon klien.

Dalam sambutannya, Sunarti M.R., Business & Community Lead Telkom AI Connect Makassar, menegaskan bahwa transformasi pola kerja menuntut talenta untuk memiliki kesiapan yang lebih dari sekadar kemampuan teknis.

“Saat ini peluang kerja tidak lagi terbatas pada jalur konvensional. Banyak kolaborasi dan proyek lahir dari platform digital. Oleh karena itu, talenta perlu memiliki identitas profesional yang kuat serta portofolio yang mudah diakses. AI Connect hadir untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut sekaligus membuka koneksi ke ekosistem industri,” ujarnya.

Materi pelatihan turut mencakup pemanfaatan AI untuk mempercepat proses pengembangan website, penyusunan narasi proyek, hingga optimalisasi tampilan konten agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas hasil karya peserta.

Salah satu peserta, Rifky Ramadhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya portofolio profesional.

“Melalui workshop ini saya memahami bahwa portofolio bukan hanya kumpulan proyek, tetapi juga cara kita mempresentasikan kompetensi secara strategis. Teknologi AI sangat membantu mempercepat proses pembuatan sehingga lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Mizan Lazuardi Program Lead Telkom AI Connect menambahkan bahwa penguatan portofolio digital merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan talenta menghadapi persaingan global.

“Gig economy membuka peluang yang luas, namun juga menuntut talenta untuk proaktif membangun reputasi profesionalnya. Portofolio digital menjadi representasi pertama yang dinilai oleh industri. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program-program yang relevan dan aplikatif,” jelasnya.

Melalui inisiatif ini, AI Center Makassar menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global. Ke depan, AI Connect akan terus menghadirkan berbagai pelatihan, kolaborasi komunitas, serta program pengembangan kapasitas guna mempercepat pertumbuhan sumber daya manusia digital, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Telkom dalam mendukung transformasi ekonomi digital nasional melalui penguatan kompetensi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 942 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Indonesia Emas 2045 lewat Program “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”

5 Maret 2026 - 15:00 WITA

Meriahkan Ramadan 2026, Bank Neo Commerce Dukung UMKM untuk Tingkatkan Bisnis Selama Bulan Suci

5 Maret 2026 - 14:44 WITA

Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

5 Maret 2026 - 13:50 WITA

Rayakan Momen Kebersamaan dengan Mobil Baru, BRI Finance Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3,35%

5 Maret 2026 - 13:33 WITA

Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media

5 Maret 2026 - 11:55 WITA

Sinergi BRI Finance dan Kejari Depok, Dorong Penegakan Hukum dan Stabilitas Sektor Pembiayaan

5 Maret 2026 - 11:18 WITA

Trending di Bisnis