Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 23 Jan 2025 08:42 WITA ·

Tawuran Warga Desa Doloduo Dan Desa Uuwan Pecah. Anggota Dewan Sulut Himbau Peran Stakeholder Diintensifkan


Tawuran Warga Desa Doloduo Dan Desa Uuwan Pecah. Anggota Dewan Sulut Himbau Peran Stakeholder Diintensifkan Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Anggota DPRD Sulut Dhea Lumenta mengatakan Tawuran Antar Kampung yang melibatkan warga Desa Doloduo dan Desa Uuwan Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara adalah tindakan kriminal yang harus dihentikan karena tidak hanya berakibat pada proses hukum bagi mereka yang terlibat tetapi juga berdampak kurang baik bagi kehidupan sosial masyarakat. Untuk itu politisi muda partai Gerindra ini berharap peran Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemerintah dan Aparat keamanan dapat lebih diefektifkan guna mengedukasi warga atas dampak yang ditimbulkan, menurutnya semua pihak harus bekerjasama melakukan upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik yang terjadi.

“Tokoh Agama , Tokoh masyarakat dari kedua Desa, serta pemerintah kiranya dapat memberikan nasehat dan himbauan kepada masyarakat agar permasalahan yang terjadi cepat selesai,” kata Dhea Rabu (22/1/2025).

Ia menambahkan, meskipun saat ini situasi mulai kondusif, koordinasi pemerintah dan pihak keamanan harus terus dilakukan untuk melakukan penjagaan di titik-titik rawan terjadi tawuran.“Berharap warga tidak cepat terprovokasi dan terus menjaga kerukunan. Hidup dalam suasana aman, damai menjauhkan dari sikap emosi adalah cara terbaik untuk menghindar dari tindakan kriminal,”ungkap Dhea

Tawuran Antar Kampung (Tarkam) yang melibatkan dua kelompok masyarakat dari Desa Doloduo dan Desa Uuwan, Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow terjadi pekan lalu, dimana terjadi aksi saling melempar batu bahkan menyebabkan suasana kedua Desa tersebut tidak kondusif sehingga warga dalam melakukan kegiatan sehari-hari, masih terlihat waspada.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,229 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Trending di Manado