Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 30 Sep 2025 21:55 WITA ·

Tanya Kapan Dapat Gaji, Tenaga Kerja Salah Satu Dapur MBG di Kecamatan Paal Dua Diberhentikan


Gambar Ilustrasi Perbesar

Gambar Ilustrasi

Manado, Sulutnews.com – Polemik pembayaran gaji terhadap tenaga kerja (Relawan,Istilah Dapur MBG) di tempat kerja MBG (nama tidak disebutkan untuk menjaga privasi) di Kecamatan Paal Dua, Manado terus bergulir.

Kejanggalan dalam sistem pembayaran gaji di MBG terungkap, pembayaran gaji dilakukan pada hari Jumat setiap dua minggu sekali. Dimana Upah Harian Rp 125.000 per hari.

Jumat 26 September 2025 waktunya pembayaran Gaji, seorang tenaga kerja bertanya di Group WA, “Kak akuntan adakah hari ini?, jadi sebenarnya senin atau jumat supaya ada kepastian bagi relawan” tulisnya di WA.

Menanggapi hal itu, salah satu pimpinan MBG, langsung memanggil tenaga kerja tersebut, dan bertanya balik “ini apa maksudnya, apakah ini perusahaan di matamu?”.

Saat itu juga langsung dipanggil dan diinterogasi oleh salah satu pimpinan dapur MBG, manyampaikan rasa takut kepada tenaga kerja tersebut akan memasukkan racun ke Makanan MBG.

Mendengar hal itu, tenaga kerja tersebut merasa difitnah, dia sampaikan “sebagai orang hukum wajar kalau saya bertanya tentang Gaji, yang sebenarnya tinggal dijawab saja, apakah hari ini atau hari senin minggu berikutnya, tidak menjadi masalah” ucapnya.

Menurut saya selama ini keracunan yang terjadi adalah kualitas makanan yang disajikan yang sudah terkontaminasi dengan bekteri, belum pernah terjadi tenaga kerja yang sengaja memasukkan racun, “Kalimat tersebut adalah fitnah” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa saat tenaga Kerja tersebut pulang, belum tiba dirumah sudah dikeluarkan dari Group WA, dan Seperti biasanya yang dikeluarkan dari Group, berarti sudah diberhentikan sebagai tenaga Kerja Dapur MBG.

Tenaga kerja MBG tersebut berharap agar pihak pimpinan Dapur MBG memilih diksi yang tepat untuk menyampaikan teguran kepada tenaga kerja, jangan menuduh, akan memasukkan racun, itu fitnah yang kejam. Saya mewakili teman-teman ini menyoroti pentingnya perlindungan hak-hak pekerja dan pengawasan yang ketat terhadap praktik-praktik yang merugikan. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan gaji karyawan sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Menanggapi keluhan tersebut, media Sulutnews.com mencoba menghubungi pimpinan Dapur MBG, melakukan konfirmasi atas kejadian yang sesungguhnya, baik melalui surat dan melalui WA, namun sampai berita ini dinaikkan belum mendapat tanggaban dari pimpinan Dapur MGB.(Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,398 kali

Baca Lainnya

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia Dipastikan Buka Musda Golkar Sulut Sabtu 11 April, MEP Berpeluang Menjadi Ketua DPD Golkar Sulut

10 April 2026 - 12:30 WITA

Sabtu, Partai Golkar Sulut Akan Gelar Musda, CEP Minta Dapat Menjaga Kebersamaan Untuk Kebesaran Partai

10 April 2026 - 10:58 WITA

Kadis Dikbud Manado Peter Assa Optimis Pelaksanaan TKA 5.279 Siswa di 94 SMP Negeri dan Swasta Lancar Hinga 16 April

9 April 2026 - 23:44 WITA

Walikota Tomohon Hadiri Kegiatan Sosialisasi Rumah Subsidi dan Closing KUR Perumahan Serta Program PNM Melawan Rentenir

8 April 2026 - 23:31 WITA

Target Bedah Rumah BSPS di Provinsi Sulawesi Utara Meningkatkan 8.198 Unit Pada 2026

8 April 2026 - 23:02 WITA

Paskah Nasional Di Manado Menandai Kemenangan Iman, Persatuan Dan Toleransi Umat Beragama

8 April 2026 - 22:01 WITA

Trending di Manado