Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 15 Apr 2025 21:41 WITA ·

Tak Menerima Tunjangan, Sejumlah Guru Agama SMA dan SMK di Sulut Mengadu ke DPRD


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com – Merasa diperlakukan tidak adil, sejumlah Guru Agama SMA dan SMK yang tergabung dalam Musyawarah Guru Pendidikan Agama mendatangi kantor DPRD Sulut. Mereka menyampaikan aspirasi terkait tambahan penghasilan sebagaimana peraturan pemerintah yang sejak tahun 2023 tidak mereka dapatkan.

“Kami telah melaksanakan kewajiban untuk mengajar, namun sejak tahun 2023-2024 terjadi perlakuan tidak adil karena mereka sebagai guru agama tidak menerima tunjangan, sementara guru guru lain seperti guru fisika, seni budaya menerima tunjangan,” saat menggelar pertemuan terkait aspirasi bersama personil Komisi IV DPRD Sulut Selasa (15/4/2025)

Sementara itu, terkait aspirasi Guru Agama SMA dan SMK tersebut, Sekertaris komisi IV Priscilla Cindy Wurangian mengatakan sudah pernah dikoordinasi dengan Dinas Pendidikan sejak tahun 2024 lalu, namun sampai saat ini tidak ada penyelesaian.“Ini perlu kami dalami terlebih dahulu karena baru hari ini kami mendengar dan menerima mereka, dan suratnya juga baru mau dimasukan karena tadi baru secara verbal disampaikan, sehingga dengan adanya aspirasi ini semakin memperkuat informasih yang saya sampaikan dalam pembahasan LKPJ, jika ada begitu banyak guru guru di Sulut yang penghasilannya sangat minim,” ungkap Cindy.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut ini mengatakan dari guru guru yang tidak menerima tunjangan, adalah guru yang mendapatkan SK dari Gubernur dan SK kepsek.“Guru guru yang datang menyampaikan aspirasi adalah guru guru pegawai pemprov.Sehingga perlu pendalaman dan atas aspirasi yang sudah masuk akan kami laporkan kepada pimpinan DPRD untuk dijadwalkan rapat selanjutnya supaya bisa memberikan solusi terhadap masalah mereka karena ada beberapa dari mereka juga sudah akan pensiun dalam waktu dekat ini,” ungkap Cindy.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,337 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Trending di Manado