Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 9 Mar 2026 15:02 WITA ·

Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR


Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR Perbesar

Jakarta, 9 Maret 2026 – Demam masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah tropis. Namun, gejala seperti demam, nyeri otot, nyeri sendi, atau ruam kulit seringkali memiliki penyebab yang serupa, sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala klinis. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidakpastian dalam penanganan, bahkan tidak jarang pasien harus menjalani pemeriksaan berulang untuk memastikan diagnosis.

Menjawab tantangan tersebut, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Panel Arbovirus (Multiplex PCR), sebuah pemeriksaan laboratorium yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi penyebab infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk secara lebih cepat dan akurat, terutama pada fase awal penyakit.

Di Indonesia, infeksi arbovirus seperti dengue masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Namun, gejala awal infeksi virus yang berbeda sering kali tidak spesifik dan dapat menyerupai satu sama lain. Hal ini membuat diagnosis berbasis gejala menjadi kurang akurat, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan penanganan yang tepat.

Panel Arbovirus dari Prodia menggunakan teknologi Real-Time (RT-PCR), yaitu metode molekuler yang mendeteksi materi genetik (RNA) virus secara langsung. Berbeda dengan pemeriksaan berbasis antibodi yang memerlukan waktu untuk terbentuk, metode ini memungkinkan deteksi virus pada fase awal infeksi. Dengan pendekatan multiplex, beberapa jenis virus dapat diperiksa secara bersamaan dalam satu kali pemeriksaan, sehingga memberikan hasil yang lebih efisien dan komprehensif.

Melalui satu kali pengambilan sampel darah, Panel Arbovirus membantu dokter mengidentifikasi kemungkinan penyebab demam secara lebih pasti. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kebutuhan pemeriksaan berulang, tetapi juga membantu mempercepat pengambilan keputusan klinis terkait penanganan pasien.

“Dalam praktik klinis, gejala demam seringkali tidak spesifik, sehingga diperlukan pemeriksaan yang mampu mengidentifikasi penyebab secara lebih akurat sejak awal. Pendekatan molekuler seperti multiplex PCR menjadi salah satu solusi untuk membantu memastikan diagnosis dan mendukung penanganan yang lebih tepat,” ujar perwakilan medis Prodia.

Panel Arbovirus direkomendasikan untuk individu yang mengalami demam dalam beberapa hari pertama, terutama jika gejala tidak khas, berubah-ubah, atau hasil pemeriksaan awal belum memberikan kepastian. Pemeriksaan ini juga relevan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko tinggi penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Dengan hasil yang lebih cepat dan akurat, Panel Arbovirus memberikan manfaat tidak hanya bagi tenaga medis, tetapi juga bagi pasien dan keluarga, antara lain membantu mengurangi ketidakpastian, meminimalkan pemeriksaan tambahan, serta memberikan ketenangan dalam proses penanganan penyakit.

Peluncuran layanan ini merupakan bagian dari komitmen Prodia dalam menghadirkan inovasi diagnostik berbasis teknologi molekuler untuk mendukung deteksi dini dan penanganan penyakit secara lebih tepat. Melalui pendekatan yang lebih akurat, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kepastian diagnosis lebih cepat dan menjalani penanganan yang sesuai sejak awal. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau mendatangi cabang Prodia terdekat.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 912 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

23 Maret 2026 - 12:21 WITA

Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

23 Maret 2026 - 07:35 WITA

Ekspansi Ekonomi Indonesia yang Pesat Mendorong Permintaan akan Kepemimpinan Eksekutif yang Berpengalaman

22 Maret 2026 - 21:51 WITA

Dirut KAI Tinjau LRT Jabodebek, Pastikan Kesiapan Layanan Angkutan Lebaran 2026

22 Maret 2026 - 19:13 WITA

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

22 Maret 2026 - 14:55 WITA

Kami Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Yang Fitri, KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

22 Maret 2026 - 04:05 WITA

Trending di Bisnis