Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 15 Mar 2026 21:55 WITA ·

Stasiun Tasikmalaya Jadi Stasiun Tersibuk Ketiga Setelah Bandung dan Kiaracondong pada 5 Hari Angkutan Lebaran 2026


Stasiun Tasikmalaya Jadi Stasiun Tersibuk Ketiga Setelah Bandung dan Kiaracondong pada 5 Hari Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Tasikmalaya (Jawa Barat), 15 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 15 Maret 2026. Dari data pelayanan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Tasikmalaya tercatat menjadi stasiun tersibuk ketiga setelah Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong.

Selama periode tersebut, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan berangkat tertinggi dengan total 23.252 pelanggan. Disusul Stasiun Kiaracondong yang melayani 20.054 pelanggan berangkat, sementara Stasiun Tasikmalaya berada di posisi ketiga dengan jumlah 5.165 pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Tingginya angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di wilayah Priangan Timur, khususnya di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu.

Selain keberangkatan penumpang, data kedatangan pelanggan di stasiun wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan tingginya arus perjalanan menuju daerah tersebut. Stasiun Bandung tercatat melayani 17.281 pelanggan turun, diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 8.950 pelanggan.

Sementara itu, Stasiun Tasikmalaya menjadi stasiun kedatangan tersibuk ketiga dengan jumlah pelanggan turun mencapai 7.879 orang selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa wilayah Tasikmalaya menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Selain ketiga stasiun tersebut, beberapa stasiun lain juga mencatat angka pelayanan penumpang yang cukup tinggi. Untuk pelanggan yang berangkat, Stasiun Cimahi tercata ada 2.979 pelanggan dan Stasiun Purwakarta ada 2.949 pelanggan. Sementara untuk pelanggan yang datang, tercatat di Stasiun Banjar ada 5.222 pelanggan turun dan Stasiun Garut ada 3.160 pelanggan turun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Tasikmalaya menjadi perhatian KAI untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat dengan meningkatkan aksesibilitas layanan kereta api, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas yang tinggi.

“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dengan memberhentikan KA Serayu di Stasiun Rajapolah untuk melayani naik dan turun penumpang mulai 14 Maret 2026. Dengan adanya layanan ini, masyarakat di wilayah Rajapolah dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses transportasi kereta api tanpa harus menuju stasiun yang lebih jauh,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas tinggi, sehingga perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS

15 Maret 2026 - 21:53 WITA

SKK Migas Hadirkan Investor Room untuk Perkuat Transparansi Investasi, MLV Teknologi sebagai Mitra Teknologi

15 Maret 2026 - 21:39 WITA

Memahami Transformasi Global dan Penguatan Literasi Digital Bersama Bittime

15 Maret 2026 - 21:21 WITA

Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 H / 2026

15 Maret 2026 - 13:48 WITA

FLOQ Menyambut Positif Transisi Kepemimpinan OJK dan Mendukung Penguatan Ekosistem Keuangan Indonesia

15 Maret 2026 - 13:00 WITA

Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

15 Maret 2026 - 07:00 WITA

Trending di Bisnis