Manado, Sulutnews.com – Seluruh Siswa SMK Negeri dan Swasta yang sementara ikut Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Dunia Usaha dan Industri (DUDI) dibeberapa kantor dan lembaga dan sudah mendaftar ikut Tes Kemampuan Akademik ( TKA) pada awal November 2025 akan diijinkan kembali kesekolah untuk ikut TKA.
Pihak DUDI akan mengijinkan siswa yang ikut Ptakerin untuk kembali kesekolah ikut TKA pada awal November 2025″ Jadi semua Siswa SMK yang ikut Prakerin akan ikut TKA apalagi yang sudah mendaftar. Karena TKA program Kemendikdasmen sangat penting untuk mengukur kemampuan siswa SMK. Hal tersebut kakatakan sejumlah Kepsek SMK yang dikonfirmasi baru baru ini secara terpisah.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Ratahan di Minahasa Tengara Anna Powa S.Pd.M.Pd ( tengah) dan Siswa- Siswa
Kepsek SMK tersebut antara lain Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd.M.Pd, Kepsek SMK Negeri 1 Ratahan Minahasa Tenggara Anna Powa S.Pd, Kepsek SMK Negeri 1 Amurang Minahasa Selatan Jeivi Maliangkay S.Pd.M.Pd dan Kepsek SMK Negeri 1 Kota Bitung Christo Lewan S.Pd .M.Pd.
Menurut mereka TKA yang merupakan program dari Kemendikdasmen harus didukung. Karena ini juga untuk menguji kemampuan siswa selama belajar.
” Jadi Siswa SMK tetap kami daftarkan juga meskipun sebagian ketika lulus tidak lanjut kuliah. Tapi tetap harus ikut TKA” kata Kepsek Altje Salele dan Anna Powa.
Begitu juga dikatakan Kepsek Christo Lewan.TKA menjadi perhatian saat ini
Meski sementara Prakerin akan minta ijin kepada pihak DUDI atau tempat Prakerin agar siswa ikut TKA pada awal November 2025 nanti.
Pengayaan
Untuk SMK Negeri 6 menurut Kepsek Altje Salele ada 251 yang ikut TKA atau semua siswa Kelas XII. Sudah ada pengayaan semua siswa. Memang ada yang ikut Prakerin pihaknya sudah minta ijin kepada pimpinan lembaga tempat Prakerin untuk kembali ke sekolah.
Begitu juga di SMK Negeri 1 Ratahan ada sekitar 223 siswa Kelas XII daftar ikut TKA.Mereka ikut simulasi. Dan akan kembali ke sekolah saat TKA nanti.
Memang tidak semua siswa SMK mendaftar TKA. Namun sejumlah Kepsek optimis bisa sukses TKA nanti. Menurut Cristo Lewan semua Siswa Kelas XII ikut TKA. Tdak ada masalah.

Foto – Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd
Sementara menurut Jeivi Maliangkay hanya 115 Siswanya yang mendaftar TKA dari sekitar 267 SIswa Kelas XII di SMK Negeri 1 Amurang. Pihaknya sudah berkomuhikasi dengan orang tua siswa namun hanya 115 yang ikut.” Ini tidak masalah meski hanya sebagian yang ikut” kata Kepsek Jeivi.. Kapsek mengatakan pihaknya sudah menyurat kepada pihak DUDI agar siswa mereka diijinkan ikut TKA awal November nanti. Tidak ada masalah bagi 115 Siswa yang akan ikut TKA.
Internet dan Komputer
Sementara terkait jaringan Internet dan Komputer disekolah SMK menurut para Kepsek cukup tersedia meskipun sebagian akan dipinjam.
” Tidak ada masalah jaringan Internet dan komputer. Saat pelaksanaan TKA dipastikan jaringan Internet dan Komputer cukup tersedia” kata Kepsek Altje Saleleh dan Anna Powa serta Kepsek Jeivi.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Amurang Minsel Jeivi Maliangkay S.Pd.M.Pd
Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd ketika dikonfirmasi secara terpisah baru baru ini mengatakan, untuk teknis diserahkan kepada sekolah masing masing sesuai juknis dan panduan pelaksanaan TKA.
“Jadi bagi siswa yang sementara ikut Prakerin itu teknisnya diserahkan disekolah masing masing” kata Pangkerego. Kabid optimis siswa siswa SMK akan sukses ikut TKA. Ini program Kemendikdasmen kita harus dukung penuh karena ini juga untuk mengukur kemampuan siswa selama belajar. Data yang ada SMK Negeri dan Swasta di Sulut sekitar 194 SMK.(Fanny)





