MANADO, Sulutnews. Com – Anggota Senator DPD-RI Stefanus BAN Liouw mengatakan salah satu alasan dibentuknya perangkat pelayanan Panji Yosua di Komisi P/KB adalah untuk menjadi pelopor atas pergumulan yang dihadapi Komosi P/KB yakni dalam hal minimnya kesadaran Anggota Pria Kaum Bapa dalam setiap persekuttuan Ibadah.
“Tujuan dibentuknya Panji Yosua GMIM sebagai perangkat pelayanan Pria Kaum Bapa salah satunya adalah menjadi pelopor dalam memerangi sikap malas anggota PKB hadir dalam persekutuan beribadah, karena banyak anggota PKB lebih banyak memilih aktif pada kegiatan diluar persekutuan PKB dan Jemaat,”kata Liouw saat menjadi pembicara pada giat Pelatihan Dasar Panji Yosua GMIM yang dilaksanakan di Jemaat GMIM SION Ranumut Wilayah Manado Timir Dua, Sabtu (1/4/2023)
Juga Senator yang menjadi Ketua Komisi PKB Sinode GMIM periode pelayanan 2014-2018 ini mengatakan periode pelayanan boleh berganti tetapi program pelayanan harus terus dilanjutkan. Yosua adalah panglima perang yang ditugaskan Musa untuk menjaga tabut perjanjian Tuhan dimana implementasinya melalui Panji Yosua saat ini tidak lagi melakukan peperangann secara fisik tetapi peperangan atas kemalasan kita beribadah, serta menjaga melindungi perangkat pelayanan dalam persekutuan GMIM. “Panji Yosu adalah bagian dari Pria Kaum Bapa. yang memiliki misi Mengibarkan Panji Kristus, Kobarkan Semangat Pelayanan dan Mengabarkan Injil kristus keseluruh pelosok bumi dengan yel-yel sebagai penyemangat dalam menlaksanakan tugas pelayanan, ” urai senator SBAN Liouw.
Pendidikan Dasar Panji Yosua juga menjadi penting untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan misi pelayanan baik dalam persekutuan Ibadah PK/B maupun serta Menjaga Melayani perangkat pelayanan dan jemaat GMIM. (josh tinungki)







