Kotamobagu, Sulutnews.com – Sekitar 514 Siswa Kelas XII di SMK Negeri 1 Kotamobagu siap ikut Ujian Akhir Sekolah ( UAS) dan Uji Kompetensi Keahlihan ( UKK).
Hal tersebut dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Kotamobagu H.Hardy Mokoginta S.Pd.MM kepada Jurnalist Sumikolah Dikda Sulut Rabu ( 26/2) disekolahnya usai melaksanakan rapat dengan orang tua siswa.
Menurut Kepsek Hardy Mokoginta sesuau kalender akademik jadwal ujian akhir sekolah akan dilaksanakan 17 hinga 21 Maret 2025 bersamaan dengan suasan bulan puasa Ramadhan. Sementara untuk UKK itu sesuai jadwal kalender akademik akan dilaksanakan usai liburan hari Raya Idul Fitri pertengahan bulan April.
Menurutnya persiapannya sudah bagus dan semua 514 siswa sudah siap secara fisik. Kepada siswa orang tua Siswa Kepsek sudah ingatkan untuk jaga kesehatan dan giat belajar.” Ini penting untuk diperhatikan agar semua siswa ikut Memang ada susulan bagi yang tidak ikut. Namun sebaiknya ikut semua” kata Kepsek.
Kepsek optimis 514 siswa mereka akan lulus ujian akhir sekolah. Karena proses belajar cukup baik.
Namun untuk UKK ini sangat penting untuk ikut selama beberapa hari kedepan pertengahan April 2025. UKK harus mempersiapkan diri dengan baik. Karena bisa satu hari pelaksanaan UKK setiap siswa untuk satu mata pelajaran.
Dari 514 siswa jurusan Keperawatan paling banyak dari tujuh jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Didepan orang tua Kepsek minta dukungan dengan memperhatikan siswa agar giat belajar agar nilai kelulusan bagus dan tidak akan diperbaiki bila satu saat masuk kerja nilai ijasah baik.
Akreditasi “A”
Dalam bagian lain Kepsek menambahkan saat ini ada sekitar 1.630 siswa mereka dengan tujuh jurusan antara lain jurusan Akuntansi dan Bisnis Perkantoran, Keperawatan, TKJ dan beberapa jurusan perbengkelan, dan lainnya. Untuk guru guru saat ini diatas 50- an dan sarana penunjang kita sudah bangun.
Kompetensi Guru kita tingkatkan terus terutama kualitas belajar. Dengan Akreditasi ” A ” SMK Negeri 1 Kotamobagu tetap eksis dan berkualitas lulusannya.
Kedepan akan mengusulksn buka jurusan pertambangan di sekolahnya karena sesuai kebutuhan lokal yakni potensi tambang besar namun pekerja dari luar akhirnya dana keluar. Jurusan pertambangan di SMK itu sangat perlu. Dan perlu komitmen pemerintah daerah lewat Dikda Sulut untuk membuka jurusan pertambangan.
Dukung MBG
Kepsek mengatakan pihaknya mendukung program Presiden Prabowo Makan Bergisi Gratis ( MBG) .Ini penting untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa. Memang belum didata tapi kami sudah rindu skali untuk mendapat MBG. Sekitar 1.630 siswa sudah sangat mengharapkan secepatnya program MBG masuk disekolahnya. Karena banyak siswa diharapkan untuk buat jadwal yang tepat agar tidak tergangu jam belajar siswa. (Fanny)







