Manado, Sulutnews.com – Kepala Bidang ( Kabid) SMK Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mengatakan, saat ini ada sekitar 450 lulusan SMK yang lolos ikut seleksi untuk bekerja Magang di Jepang sementara ikut pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang selama enam bulan.
Pelatihan dilaksanakan dibeberapa tempat seperti di Kantor Dikda Sulut, Balai Latihan Kerja ( BLK) di Kota Bitung, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( SDM) Sulut di Maumbi Minut dan BLK milik swasta di Tondano.
Hal tersebut dikatakan Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Rabu (27/8) dikantornya.
Menurutnya 450 lulusan SMK itu yang lolos setelah dilakukan seleksi ketat pada beberapa waktu lalu. Dalam seleksi dilakukan atas kerjasama dengan PT Indonesia Nippon Asosiation ( PT.INA).
Dijelaskan dalam pelatihan para peserta mendapat materi dari PT .INA terkait Bahasa Jepang dan juga Budaya Jepang serta cara kerja di Jepang” Selama enam bulan mereka dilatih . Bila sudah selesai baru dari pihak perusahan dari Jepang akan melihat untuk peluang magang ” kata Pangkerego.
Kabid optimis semua peserta yang ikut pelatihan akan sukses dan berhasil ikut pelatihan. Ditambahkan pelatihan Bahasa Jepang dan Budaya Jepang ini harus dikuasai agar ketika sudah mulai kerja magang di Jepang tidak kaku lagi
” Jadi harus serius semua peserta karena sangat baik dan menjanjikan kerja magang di Jepang” kata Kabid SMK.
Sudah Banyak
Lulusan di 194 SMK Negeri dan Swasta di Sulut memang cukup banyak dan berkualitas. Dengan program kerja Magang di Jepang yang sudah berjalan sejak 2023 . Sudah banyak yang kerja Magang di Jepang lulusan SMK di Sulut. Program Kerja Magang di Jepang gajinya lumayan besar. Dan bila selama tiga tahun kerja Magang di Jepang bagus bisa langsung lanjut kerja diperusahan dengan gaji lebih besar.
Salah seorang peserta lulusan SMK Negeri 1 Manado Pram Sangkay yang sementara ikut pelatihan Magang ke Jepang di Kantor Dikda Sulut kepada Jurnalis Sumikolah Rabu (27/8) di Dikda Sulut mengatakan, dirinya sela ma pelatihan Bahasa Jepang dan Budaya.” Saya senang dan bisa mengerti pelatihan yang diberikan” kata Pram Sangkay lulusan SMK Negeri 1 Manado Tahun 2013 Jurusan Program Teknik Komputer Jaringan ( TKJ).
Ia ingin bekerja di Jepang karena ikut mendaftar dan ikut seleksi kerja Magang di Jepang dan sudah lolos ikut pelatihan enam bulan.
Sementara itu beberapa waktu lalu tim pengusaha dari Jepang telah mendatangi SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Minahasa untuk berdialog dengan Siswa siswa tetang bekerja di Jepang dan terungkap pengusaha Jepang Butuh pekerja dari Sulut.Dalam kunjungan di Sulut turut dihadiri Pimpinan PT.INA dari Jakarta dan perwakilan PT.INA di Sulut..( Fanny)







