Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Pendidikan · 28 Agu 2025 17:15 WITA ·

Sekitar 450 Lulusan SMK Yang Lolos Seleksi Magang di Jepang Sementara Ikut Pelatihan Hinga 6 Bulan.


Foto - Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd Perbesar

Foto - Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd

Manado, Sulutnews.com – Kepala Bidang ( Kabid) SMK Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mengatakan, saat ini ada sekitar 450 lulusan SMK yang lolos ikut seleksi untuk bekerja Magang di Jepang sementara ikut pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang selama enam bulan.

Pelatihan dilaksanakan dibeberapa tempat seperti di Kantor Dikda Sulut, Balai Latihan Kerja ( BLK) di Kota Bitung, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( SDM) Sulut di Maumbi Minut dan BLK milik swasta di Tondano.

Hal tersebut dikatakan Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Rabu (27/8) dikantornya.

Menurutnya 450 lulusan SMK itu yang lolos setelah dilakukan seleksi ketat pada beberapa waktu lalu. Dalam seleksi dilakukan atas kerjasama dengan PT Indonesia Nippon Asosiation ( PT.INA).

Dijelaskan dalam pelatihan para peserta mendapat materi dari PT .INA terkait Bahasa Jepang dan juga Budaya Jepang serta cara kerja di Jepang” Selama enam bulan mereka dilatih . Bila sudah selesai baru dari pihak perusahan dari Jepang akan melihat untuk peluang magang ” kata Pangkerego.

Kabid optimis semua peserta yang ikut pelatihan akan sukses dan berhasil ikut pelatihan. Ditambahkan pelatihan Bahasa Jepang dan Budaya Jepang ini harus dikuasai agar ketika sudah mulai kerja magang di Jepang tidak kaku lagi

” Jadi harus serius semua peserta karena sangat baik dan menjanjikan kerja magang di Jepang” kata Kabid SMK.

 

Sudah Banyak

 

Lulusan di 194 SMK Negeri dan Swasta di Sulut memang cukup banyak dan berkualitas. Dengan program kerja Magang di Jepang yang sudah berjalan sejak 2023 . Sudah banyak yang kerja Magang di Jepang lulusan SMK di Sulut. Program Kerja Magang di Jepang gajinya lumayan besar. Dan bila selama tiga tahun kerja Magang di Jepang bagus bisa langsung lanjut kerja diperusahan dengan gaji lebih besar.

Salah seorang peserta lulusan SMK Negeri 1 Manado Pram Sangkay yang sementara ikut pelatihan Magang ke Jepang di Kantor Dikda Sulut kepada Jurnalis Sumikolah Rabu (27/8) di Dikda Sulut mengatakan, dirinya sela ma pelatihan Bahasa Jepang dan Budaya.” Saya senang dan bisa mengerti pelatihan yang diberikan” kata Pram Sangkay lulusan SMK Negeri 1 Manado Tahun 2013 Jurusan Program Teknik Komputer Jaringan ( TKJ).

Ia ingin bekerja di Jepang karena ikut mendaftar dan ikut seleksi kerja Magang di Jepang dan sudah lolos ikut pelatihan enam bulan.

Sementara itu beberapa waktu lalu tim pengusaha dari Jepang telah mendatangi SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Minahasa untuk berdialog dengan Siswa siswa tetang bekerja di Jepang dan terungkap pengusaha Jepang Butuh pekerja dari Sulut.Dalam kunjungan di Sulut turut dihadiri Pimpinan PT.INA dari Jakarta dan perwakilan PT.INA di Sulut..( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,357 kali

Baca Lainnya

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

4 Calon Direktur Polnustar Resmi Mendaftar

12 Maret 2026 - 18:01 WITA

Trending di Pendidikan