Manado,Sulutnews.com – Satuan Tugas khusus yang juga adalah pokja pendamping kolektif diluncurkan untuk mendukung program kerja pasangan Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Ricard Sualang (AARS) dalam membangun budaya sadar bahaya kebakaran kepada masyarakat, sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan panti werda.
Kepala Dinas Kebakaran Kota Manado Jimmy Charles Esau yang dihubungi wartawan sulutnews.com menjelaskan satuan tugas khusus yang diluncurkan ini tergabung dalam SKPD dinas/badan, yang kini telah melakukan penyuluhan tentang bahaya kebakaran secara humanis.
“Satgas khusus atau pendampingan kolektif, pada tahap awal bertugas melakukan penyuluhan di panti-panti asuhan dan panti werda,” kata Jimmy Charles Esau kepada sulutnews.com di Manado, Senin (2/2).
Kadis Jimmy Charles Esau menjelaskan SKPD yang terlibat langsung adalah Dinas PUPR, BPBD, SatPol-PP, Dinas Pendidikan, Dinas Damkar Dan Dinas Sosial Manado sebagai koordinator satuan tugas pendamping kolektif “Lebih kurang sudah 7 panti asuhan berhasil dikunjungi dan diberikan pembekalan tentang budaya sadar kebakaran,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya satuan tugas khusus penyuluh budaya sadar bahaya kebakaran AA-RS ini, maka secara perlahan jumlah kasus kebakaran akan menurun, dan peristiwa kebakaran hebat yang pernah terjadi di Panti Werda Ranomuut pada bulan Januari lalu tidak terulang lagi. (Yayuk)





