Maanado,Sulutnews.com – Wakil Wali Kota Manado dr Ricard Sualang menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung kegiatan pelestarian seni dan budaya dalam rangka penghormatan nilai luhur pribadi bangsa dan untuk bertahan di tengah perubahan zaman dan pengaruh globalisasi.
Wakil Wali Kota dr Ricard Sualang menegaskan hal ini saat membuka Festival Seni Dan Budaya Suku Bantik dirangkaikan dengan Peringatan 78 Tahun Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi di Manado.
Wakil Walikota juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas prakarsa panitia festifal yang menggabungkan kegiatan dengan peringatan 78 Tahun Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi di Manado.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Masyarakat Suku Bantik yang telah mengadakan kegiatan bermanfaat ini,” kata Ricard Sualang di Lapangan Plein Tikala, Jumat (5/9).
Ricard Sualang berharap masyarakat Bantik pun harus terus menjaga warisan nilai-nilai kepahlawanan pejuang nasional Robert Wolter Monginsidi.
“Kepahlawanan Robert Wolter Monginsidi selayaknya tidak hanya tertanam di hati masyarakat Bantik, tetapi juga harus bisa menjadi semangat generasi muda Sulawesi Utara dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Semangat perjuangan Pahlawan Robert Wolter Monginsidi harus menjadi inspirasi generasi muda dari mulai keberanian, solidaritas, dan cinta tanah air, tambahnya.
Festival Seni Dan Budaya Suku Bantik ini diawali dengan suguhan tarian perang dari puluhan pemuda berkostum pakaian perang dan bersenjatakan dua buah sangkur. Selanjutnya diteruskan denganberbagai aksi dari jajaran TNI AD di satuan Kodam XIII Merdeka seperti jump dan run serta konfigurasi menendang balak dengan kaki sebagai tanda dimulainya Festival itu.
Kepada media usainya kegiatan Ketua Panitia Pelaksana Joppie Gontung menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan adalah semata-mata untuk melestarikan seni budaya serta memperkuat jati diri anak suku Bantik.
“Dan hal yang kita lakukan adalah mewarisi semangat kepahlawanan Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi,” kata Joppie Gontung.
Joppie Gontung yang juga menjabat Ketua Lembaga Adat Suku Bantik ini pun menjelaskan kegiatan festival ini sebenarnya sudah lama direncanakan diadakan di Manado, beruntung sekali mendapat perhatian dari Pemkot Manado. “Terima kasih kepada Pemkot Manado dan Forkopimda. Semoga pertemuan ini menjadi pemersatu bersama anak Suku Bantik,” tambahnya.
Turut hadir mewakili Gubernur Sulut yaitu Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, Forkopimda Sulut, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid S.IK, jajaran pejabat di Pemkot Manado diantaranya, Kaban Kesbangpol Sony Takumansang, Kasat Pol PP Manado Novly Siwi, Camat Malalayang, Camat Wenang dan Camat Tikala.







