Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sulut · 2 Jul 2024 04:39 WITA ·

PPDB Online di Sulut Diduga Dimainkan,. Jadikan Pendaftar Sekolah Favorit Melebihi Kuota,


CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality? Perbesar

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

MANADO.Sulutnews.com – Fenomena klaaik dimusim penerimaan siswa baru dimana pendaftar membludak di sekolah Favorit membuat gaduh Anggota DPRD Sulut. Saat gelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan provinsi yang digelar Senin (1/7/2024) siang, Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Sulut mempertanyakan sistim zonasi yang dinilai tidak transparan pengelolaanya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Utara, Vonny Paat mengungkapkan, ada sejumlah sekolah yang jadi favorit., pendaftar di sekolah – sekolah ini membludak, melebihi kuota tersedia.

“Seperti di SMK Negeri 1 Kotamobagu, pendaftarnya 1.000 lebih siswa, sementara kuota hanya 600, ini perlu jadi catatan agar kedepannya tidak terjadi penumpukan di sekolah tertentu,”kata Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Vonny Paat saat memimpin RDP.

Dalam RDP tersebut juga Rheza Waworuntu mempertanyakan perengkingan dan oprasional sistim Zonasi yang diduga sengaja dimainkan oleh oprator.” Kami menitipkan siswa yang masuk dalam radius zonasi tapi tidak diterima, sementara ada fakta siswa yang ada diluar zonasi justru diterima,ini perlu penjelasan,” tegas legislator PDIP ini.

Atas fenomena tersebut data awal saat ini ada 12 sekolah negeri dan swasta yang tidak ada pendaftar dan sekolah – sekolah tersebut akan dikunjungi.

Menyikapi hal tersebut Kepala DinasnPendidkan Sulut Femmy Suluh menjelaskan, sejauh ini, Dinas Pendidikan mengambil kebijakan sekolah yang pendaftarnya membludak, calon siswanya diarahkan daftar ke sekolah terdekat Khusus yang tidak ada peminat, kita akan lihat sampai awal tahun ajaran. Kemudian kita evaluasi, bisa saja dimerger nanti setelah peserta didik lulus,” jelas Suluh.

Juga kata dia ada banyak sekolah swasta yang jadi favorit. Persoalan lainnya, ada orangtua dan siswa yang bersikeras mau ke sekolah favorit.”Ini yang sulit dan kami mencoba membuka mediasi, diberi pemahaman, kalau kuota PPDB penuh, ya ke sekolah lain,” katanya.

Diketahui, PPDB online telah berakhir pada 20 Juni lalu. Dinas Pendidikan Sulut l berencana mencari lulusan SMP yang belum terdaftar ke SMA-SMK untuk dicari solusinya.”Semua harus sekolah dan itu tugas kami,” kata Suluh.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,109 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merson Simbolon Resmi Mendaftar Calon Ketua PWI Sulut Masa Bakti 2026–2031

20 Maret 2026 - 22:07 WITA

Merson Calon Ketua PWI Sulut Bergelar Doktor dan Lulusan Lemhanas

19 Maret 2026 - 17:41 WITA

Plt Sekprov Sulut Denny Mangala: Selama Liburan Idul Fitry 1447 H dan Hari Raya Nyepi Pelayanan Publik Milik Pemda Sulut Seperti RSUD Terbuka 24 Jam

18 Maret 2026 - 17:36 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Trending di Minsel