Tahuna, Sulutnews.com – Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi generasi muda. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa Pelatihan Kreatif Daur Ulang Sampah, tim dosen Polnustar hadir di SMA Negeri 3 Tahuna Barat pada Jumat (19/9/2025).
Tim yang diketuai Mareike D. Patras bersama anggota Meityn Disye Kasaluhe, Nansy D. Pangandaheng, Dhito Dwi Pramardika, dan Grace A. Wuaten memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi produk bermanfaat.

“Pelatihan ini bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang masalah lingkungan. Kami ingin siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga bisa mempraktikkan bagaimana sampah dapat didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Mareike.
Dalam sesi edukasi, Meityn D. Kasaluhe memperkenalkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Materi ini mendorong siswa untuk mengurangi produksi sampah, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang berguna. Penyuluhan berlangsung interaktif sehingga para siswa lebih mudah memahami dan termotivasi untuk menerapkannya dalam keseharian.

Kegiatan berlanjut dengan praktik membuat eco-trap oleh Dhito Dwi Pramardika. Perangkap nyamuk sederhana ini memanfaatkan botol plastik bekas, air, gula, dan ragi untuk menarik nyamuk masuk. Selain mengurangi limbah plastik, inovasi tersebut juga memberi manfaat nyata dalam mencegah penyebaran demam berdarah.

Para siswa terlihat antusias mengikuti praktik tersebut. Mereka bukan hanya belajar memanfaatkan kembali sampah, tetapi juga menyadari bahwa kreativitas sederhana dapat menjawab persoalan lingkungan sekaligus kesehatan.
Mewakili kepala sekolah, Selvi Takumansang menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Ini bukan hanya mengajarkan kepedulian lingkungan, tetapi juga memberi solusi nyata untuk masalah kesehatan. Kami berharap pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dengan program rutin di sekolah,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, Polnustar berharap para siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli pada kelestarian alam.
(Andy Gansalangi)





