Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 29 Des 2025 23:50 WITA ·

Peristiwa Kebakaran Hebat di Panti Werda Damai Ronumuut Manado Polisi Berhasil Identifikasi Korban 16 Meninggal Dunia


Peristiwa Kebakaran Hebat di Panti Werda Damai Ronumuut Manado Polisi Berhasil Identifikasi Korban 16 Meninggal Dunia Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Polisi telah berhasil amankan dan lakukan olah TKP serta membuka Posko DVI Ante Mortem dalam insiden kebakaran yang terjadi di Panti Werda Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Minggu (28/12) malam.

Sebelumnya kobaran api berhasil dipadamkan oleh 3 unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkot Manado.

“Personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencegah gangguan keamanan,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Senin (29/12) di Manado.

Ia menambahkan mendapat laporan kebakaran, aparat Kepolisian langsung bertindak cepat mendatangi dan mengamankan TKP.

Bersama warga dan instansi terkait, Polri juga membantu proses evakuasi korban selamat ke RSUD Kota Manado dan RS Permata Bunda.
Terhadap korban meninggal, Polisi melakukan proses identifikasi yang melibatkan Tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut.

“Bidlabfor Polda Sulut juga melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan melalui permintaan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengetahui kronologis dan dugaan awal penyebab kebakaran,” lanjutnya.

Tim langsung melakukan proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia ke RS Bhayangkara Polda Sulut hingga diketahui identitas lengkap dan dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga.

“Jumlah korban yang meninggal sebanyak 16 orang proses identifikasi dilakukan oleh Tim Kepolisian di RS Bhayangkara Manado,” tambahnya.

Sementara itu dalam Konferensi pers yang digelar Polda Sulut dan Pemerintah Kota Manado, Senin (29/12) sore di RS Polri Bhayangkara Polda Sulut, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan menambahkan bahwa hasil identifikasi korban meninggal dunia karena terbakar dalam peristiwa ini, 15 jasad dalam kondisi sudah tidak bisa dikenali.

Kabid Dokkes AKBP dr. Tasrif menjelaskan, pihaknya sedang memusatkan kegiatan fase 1 dan fase 2 yaitu olah TKP. Pada fase 1 melakukan identifikasi jenasah, selanjutnya fase 2 adalah tindakan ante mortem.

“Dalam fase ini kita mengumpulkan data-data dari pihak keluarga yang menjadi korban, antara lain data riwayat berobat umum maupun berobat gigi korban, data yang terdapat sidik jari seperti di KTP dan ijasah. Selain itu kami mengambil sampel DNA keluarga dan juga korban,” lanjutnya.

Untuk itu ia berharap bantuan bagi mereka yang merasa keluarganya ada dalam daftar korban segera mendatangi Posko DVI Biddokkes.

“Kami sangat berharap keluarga korban segera mendatangi posko untuk melakukan bukti primer sebagai alat identifikasi. Jika sidik jari tidak memungkinkan lagi, maka kami sangat berharap akan dilaksanakan identifikasi melalui DNA,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini Polda Sulut belum memiliki laboratorium pemeriksaan DNA sehingga sampel DNA nanti akan dikirim ke Jakarta untuk diperiksa. “Kami butuh waktu mudah-mudahan terkumpul semua hari ini dan malam ini kami akan bawa sampel ini ke Jakarta,” ucapnya.

Jika hasil pemeriksaan labfor sudah keluar, Bid Dokkes akan melakukan rapat rekonsiliasi dan hasilnya akan segera disampaikan.

Hingga berita ini diturunkan polisi masih mendalami penyebab musibah kebakaran di Panti Werda Damai Manado yang menewaskan 16 orang lansia itu.

Pemkot Manado Menyatakan Turut Berbelasungkawa.

Sementara itu hasil pemantauan media, Senin (29/12) siang, Wakil Wali Kota Manado Ricard Sualang bersama rombongan melakukan kunjungan ke dua lokasi TKP dan ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada keluarga korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran.

Ia menyatakan Pemerintah Kota Manado telah bergerak cepat guna menyiapkan rumah pengganti atau rumah singgah untuk melakukan penyelamatan berkelanjutan kepada korban yang hidup, menyediakan bantuan makanan dan minuman yang dibutuhkan.

“Kami menyampaikan ikut berduka cita kepada keluarga yang menjadi korban dalam musibah kebakaran di Panti Werda Damai Ranomuut, semoga keluarga mendapat kekuatan,” ucap Wawali. (Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 988 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo: Akan Ditindak Pedagang Terbukti Naikan Harga, Lakukan Oplosan Sembako Disaat Bulan Ramadhan Idul Fitri

26 Februari 2026 - 23:30 WITA

Pemkab Boltim Melaksanakan Sulaturahmi Dan Koordinasi Dengan BPN Sulut

26 Februari 2026 - 21:19 WITA

Serdadu Anti Mafia Tanah Ungkap Dugaan Korupsi Program PTSL Tahun Anggaran 2022-2025, Kerugian Negara Capai Rp 6 Miliar

25 Februari 2026 - 21:05 WITA

Dukung Pertambangan Rakyat Lewat Perda RTRW, Ketua Koperasi Batu Api Talawaan Apresiasi Pemerintahan YSK-JVM

25 Februari 2026 - 20:19 WITA

Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Manado Berlakukan Penyesuain Dan Perubahan Jam Kerja Selama Bulan Ramadhan 2026

25 Februari 2026 - 13:45 WITA

Henry Walukow Usulkan Gunernur Sulut YSK dan Wakil Gubernur Vicktory Dianugrahi Gelar Bapak Pertambangan Rakyat

24 Februari 2026 - 20:29 WITA

Trending di Manado