Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Adat Budaya · 9 Mar 2026 14:06 WITA ·

Pentas Mahzani Massal Pergelaran Sastra Woloan Bakal Hentak Kota Tomohon Diikuti 1000 Pelajar


Pentas Mahzani Massal Pergelaran Sastra Woloan Bakal Hentak Kota Tomohon Diikuti 1000 Pelajar Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Pentas Mahzani massal bakal menghentak Kota Tomohon. Sebanyak 1000 pelajar dijadwalkan ambil bagian dalam pergelaran sastra Woloan tersebut yang akan digelar pada Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya besar untuk mengangkat kembali kekayaan sastra daerah, khususnya Mahzani yang berasal dari Woloan.

Tak di pungkiri pula, bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan seniman dan pecinta budaya di Kota Tomohon.

Dua hari lagi, ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Tomohon akan tampil bersama dalam satu panggung budaya.

Program ini merupakan gagasan individu Armando Loho, M.Kom, yang sekaligus menjadi inisiator kegiatan.

Ia mengusulkan program Mahzani 1000 Pelajar melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai langkah konkret pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, panitia terus mematangkan berbagai persiapan agar pergelaran budaya ini berjalan sukses.

Berbagai tahapan telah dilakukan secara bertahap oleh panitia. Mulai dari sosialisasi di sejumlah sekolah, audiensi bersama Pemerintah Kota Tomohon, hingga pelaksanaan latihan bersama para pelajar yang akan tampil.

Bahkan, panitia juga telah melakukan peninjauan langsung lokasi kegiatan guna memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Inisiator kegiatan, Armando Loho, menegaskan bahwa pentas Mahzani massal ini bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga gerakan bersama untuk merawat identitas daerah.

“Mahzani adalah bagian dari napas budaya Masyarakat Tomohon khususnya di Woloan. Lewat keterlibatan 1000 pelajar, kami ingin menanamkan kebanggaan terhadap sastra dan tradisi lokal sejak dini,” ujar Armando.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan budaya daerah di Kota Tomohon.

“Jika generasi muda mengenal, mencintai, dan mempraktikkan budaya sendiri, maka warisan leluhur tidak akan hilang ditelan zaman. Mahzani harus terus hidup dan bergema dari Tomohon untuk Indonesia,” pungkasnya.(Mercys)

Artikel ini telah dibaca 1,078 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Tomohon Caroll Senduk Bersama Forkopimda Lakukan Sidak Pasar Jelang Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Paskah

13 Maret 2026 - 23:50 WITA

Walikota Caroll Senduk Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Pemerintah Kota Tomohon dan Tim Penggerak PKK

13 Maret 2026 - 23:06 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Membuka Kegiatan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 dan Tematik Stunting

11 Maret 2026 - 23:55 WITA

Pentas Mahzani 1000 Pelajaran di Kota Tomohon Lestariikan Warisan Budaya Masyarakat Adat Tombulu

11 Maret 2026 - 23:44 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Hadiri dan Buka Kegiatan Seleksi Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Tomohon

10 Maret 2026 - 23:23 WITA

Karang Taruna Kota Tomohon Gelar Kompetisi Tenis Meja Walikota Tomohon Cup 2026 Lahirkan Champion Terbaik

8 Maret 2026 - 23:06 WITA

Trending di Bola & Sports