Boltim, Sulutnews.com – Penggunaan Aplikasi Kas Daerah Sistem Online Terintegrasi atau di sebut FMIS (Financial Management Information System) sebagai produk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) sudah berlaku di Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan PT. Bank Sulut Gorontalo (BSG) Cabang Tutuyan.
Pemberlakuan ini telah resmi melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto.
S. Sos. MSi, Kepala Kantor Bank Sulut Cabang Tutuyan Tun Emir Sumba. SE. Ak dan Kepala BPKP Sulut Beligan Sembiring pada Rabu 05 April 2023.

Perjanjian kerjasama ini sebagai upaya Pemerintah Boltim untuk peningkatan pelayanan pengelolaan keuangan Daerah mulai dari perencanaan, pengawasan, perekaman, penginputan hingga pembayaran dari kas Daerah Pemerintah Kabupaten Boltim.
Dengan adanya aplikasi FMIS, itu berarti Pemda Boltim tidak hanya bergantung saja pada aplikasi SIPD (Sistim Informasi Pemerintah Daerah) produk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebagai mitra kerja Bupati Sam Sachrul menyampaikan apresiasi bahkan ucapan terima kasih kepada BPKP Sulut.
“Terima kasih kepada BPKP Perwakilan Sulut sangat membantu Kabupaten Boltim dalam penyusunan laporan keuangan dan kegiatan pembangunan Boltim lainnya. Dengan harapan kedepannya BPKP akan terus melakukan pendampingan, pelatihan dan bimbingan teknis terkait pengelolaan keuangan di Boltim,”Kata Bupati.
Bupati sangat mengapresiasi Bank Sulut-Go selaku pengelolah kas Daerah terus memberikan pelayanan yang baik kepada Pemda Boltim.
“Sebagai Bank pengelola kas Daerah tentunya Saya memberikan apresiasi dengan semangat tinggi memberikan pelayanan yang baik kepada pemda Boltim,”Terang Bupati.
Selanjutnya, Kepala Perwakilan BPKP Sulut, Beligan Sembiring menjelaskan bahwa, dengan sistem ini diharapkan akan memudahkan dalam hal perencanaan, penganggaran, penatausahaan serta pengawasan APBD Kabupaten Boltim. Namun menurutnya, sangat dibutuhkan SDM yang berkualitas dalam menjalankan aplikasi ini.
“Seperti yang disampaikan bapak Bupati, untuk menciptakan SDM yang unggul harus melalui diklat atau bimtek,”Kata dia.
Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pincab) BSG Cabang Tutuyan Tun Emir Sumba menambahkan, Pihak BSG tentu sangat terbantu dengan adanya aplikasi baru sistem online terintegrasi FMIS terhadap pengelolaan keuangan Pemda Boltim. BSG sebagai pengelolah kas Daerah Boltim tentunya akan lebih mudah dan cepat melakukan penginputan dan pembayaran kepada SKPD, ASN juga pihak ketiga sesuai dengan mekanisme dan sistem keuangan yang berlaku.
“Bank SulutGo pastinya akan menindak lanjuti hasil MoU tersebut dengan pelayanan yang lebih maksimal kepada Pemda,”Kuncinya. (*/Ayax)





