Manado, Sulutnews.com – Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Jefry Paat menilai dari empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, sosok Andrew Angouw dan Richard Sualang lebih dikenal oleh masyarakat.
“Apalagi dalam kepemimpinan Andrew Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado banyak prestasi dan kemajuan yang telah dicapai. Misalnya, Kota Manado lebih indah, dan masalah banjir sudah mulai teratasi”, ucap Jefry.
Dalam wawancara dengan Sulutnews,Com, Senin (14/10) lewat telepon, Jefry Paat yang juga dosen di FISIP Unsrat Manado lebih lanjut mengatakan meskipun pasangan AARS lebih unggul dari tiga pasangan calon lainnya, tim pemenangan jangan sombong dan arogran. Karena dengan kesombongan akan menurunkan elektabilitas dari pasangan AARS. Apalagi Pilkada masih ada waktu 43 hari.
Jefry Paat berpendapat dengan masih ada waktu 43 hari, pasangan calon lainnya terus bergerak dengan strateginya masing -masing untuk memenangkan pertarungan pilkada yang akan berlangsung 27 November nanti.
Menjawab pertanyaan, Paat mengakui dalam kepemimpinan AARS kota Manado lebih maju. Namun demikian, ia mengatakan yang masih perlu diperhatikan dan digenjot oleh AARS dalam kepemimpinan adalah menggenjot peningkatan pendapatan masyarakat yang bergerak dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Selain itu juga sektor UMKM banyak menciptakan lapangan kerja.
“Salah satu cara mengenjot sektor UMKM adalah memberikan bantuan langsung, pelatihan dan pendampingan serta memfasilitasi adanya bantuan kredit dari pihak perbankan,” ungkap Paat.
Hal yang sama dikatakan Jus Mononutu SH . Banyak keberhasilan AARS tiga tahun belakangan ini jadi sudah terbukti bukan janji lagi.(Adi Palit)







