Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 9 Apr 2026 14:50 WITA ·

Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional


Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional Perbesar

Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang melalui Sekretarisnya, Feri Hyang Daika, mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas keberhasilan menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global akibat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat–Israel yang memicu krisis energi dan ekonomi di berbagai negara; pernyataan ini disampaikan dalam situasi terkini saat banyak negara mengalami kelangkaan BBM dan ketidakstabilan, sementara Indonesia dinilai tetap aman dengan akses energi, pangan, dan transportasi yang terjaga berkat kerja pemerintah dan dukungan masyarakat, disertai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas melalui toleransi, penghematan energi, dan melawan penyebaran hoaks.

Sekretaris Pemuda Katolik Ketapang, Bapak Fery Hyang Daika

Seiring terjadinya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel, kondisi banyak negara di dunia, mengalami dampak signifikan berupa krisis energi dan ketidakstabilan ekonomi.

Di Eropa, negara-negara pengimpor minyak seperti Italia, Inggris, Jerman dan Perancis menghadapi lonjakan harga BBM karena terganggunya rantai pasok akibat penutupan selat Hormuz oleh Iran.

Sedangkan di Asia, mengutip rilis media Al Jazerra dan The Guardian, Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr, telah menandatangani perintah eksekutif yang menempatkan Filipina saat ini dalam keadaan status darurat energi secara nasional. Akibatnya BBM menjadi langka, akses trasportasi umum terkendala, harga barang melonjak drastis dan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Sementara itu, India, Pakistan dan Bangladesh juga telah menerapkan kebijakan pembatasan pembelian BBM untuk menghindari penimbunan akibat berkurangnya pasokan energi.

Ditengah gejolak perang Iran yang berakibat tergganggunya perekonomian di banyak negara, Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional diberbagai bidang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang, Feri Hyang Daika.

“Kita dapat melihat banyak negara saat ini sedang mengalami krisis, mulai dari darurat energi, perlambatan ekonomi, pembatasan transportasi hingga ancaman krisis ketersediaan bahan pangan telah mengakibatkan kepanikan bagi masyarakat internasional.

Sementara situasi dalam negeri kita relatif aman dan kondusif, suatu hal yang patut kita syukuri. Sampai saat ini kita merasakan di bidang energi dan kebutuhan pangan, masih cukup mudah mendapat akses pada kedua sumber daya penting itu. Arus transportasi umum dan logistik juga masih berjalan dengan baik. Perayaan Hari Raya Idul Fitri, Nyepi dan Paskah secara nasional semua berjalan dengan aman tanpa gangguan.

Kami yakin hal-hal demikian tentu tak lepas dari hasil kerja keras Pemerintah melalui lembaga negara atau aparatur yang terlibat untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi didalam negeri. Jadi wajar apabila kita berterimakasih pada Pemerintah dan sekaligus memberikan apresiasi tentang itu. Semoga situasi yang baik ini dapat terjaga sepanjang tahun.”, pungkasnya.

Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam menjaga stabilitas nasional untuk mendukung terlaksananya pembangunan yang berkelanjutan.

“tanggung jawab untuk menjaga stabilitas nasional itu menjadi kewajiban kita bersama. Baik itu aparatur negara, lembaga pendidikan, keuangan dan agama, hingga semua elemen masyarakat di berbagai sektor dengan cara dan kebijaksanaan kita masing-masing.

Bagi kami secara keorganisasian, hal yang dapat dan telah kami lakukan adalah mengawal terjaganya toleransi dan kerukunan antar komunitas kepemudaan lintas agama, serta menghimbau anggota organisasi untuk berhemat energi dan bersama-sama melawan penyebaran Hoax yang dapat menyebabkan disinformasi dan berujung pada potensi terjadinya kegaduhan ditengah masyarakat” tegasnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 935 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

13 April 2026 - 22:07 WITA

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

13 April 2026 - 22:05 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

13 April 2026 - 21:00 WITA

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

13 April 2026 - 17:00 WITA

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

13 April 2026 - 16:55 WITA

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

13 April 2026 - 15:48 WITA

Trending di Bisnis