Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 30 Jan 2026 17:10 WITA ·

Pemkab Sangihe Percepat Transformasi Digital, HLM TP2DD Jadi Penggerak Utama


Pemkab Sangihe Percepat Transformasi Digital, HLM TP2DD Jadi Penggerak Utama Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin serius mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang secara resmi dibuka oleh Bupati Michael Thungari, Kamis (30/1/2026), di Tahuna Beach Hotel.

 

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, pimpinan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, serta pemangku kepentingan lintas sektor yang terlibat langsung dalam agenda digitalisasi daerah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa digitalisasi daerah merupakan bagian strategis dari reformasi birokrasi, peningkatan akuntabilitas keuangan, serta modernisasi pelayanan publik.

Melalui TP2DD, Pemkab Sangihe terus mendorong perluasan transaksi non-tunai dan pemanfaatan sistem digital di berbagai sektor pemerintahan.

“Digitalisasi daerah tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, hingga saat ini implementasi digitalisasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mulai diterapkan pada sejumlah layanan, seperti pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai, peningkatan pemanfaatan sistem keuangan daerah berbasis elektronik, serta integrasi layanan pembayaran dengan perbankan dan kanal digital.

Selain berdampak pada efisiensi birokrasi, digitalisasi juga dinilai mampu mengurangi potensi kebocoran pendapatan daerah, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

Bupati Michael Thungari juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, serta seluruh OPD agar program TP2DD tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Melalui High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menargetkan percepatan digitalisasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan agenda nasional transformasi digital dan penguatan ekonomi daerah. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 999 kali

Baca Lainnya

Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

4 Februari 2026 - 13:08 WITA

Helmud Hontong Kembali Viral di 2025: Isu Lingkungan Membangkitkan Namanya

2 Februari 2026 - 14:20 WITA

Dua Fasilitas Kesehatan di Pulau Kahakitang Bukti Pemerintah Hadir

1 Februari 2026 - 23:30 WITA

Tulude 2026 Tandai Syukur HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe

31 Januari 2026 - 23:12 WITA

Di Peringatan HUT ke-601, Sangihe Tunjukkan Solidaritas untuk Sitaro

31 Januari 2026 - 23:07 WITA

GMIST Penjaga dan Pelestari Budaya Sangihe

30 Januari 2026 - 15:14 WITA

Trending di Sangihe
error: Content is protected !!