Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Mitra · 25 Apr 2024 12:39 WITA ·

Pemkab Mitra Gelar Upacara Peringatan Hari Otda ke XVIII


Pemkab Mitra Gelar Upacara Peringatan Hari Otda ke XVIII Perbesar

Mitra, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII pada Kamis (25/04/2024) di Halaman Kantor DPRD Kelurahan Wawali Pasan.

 

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Pejabat Bupati Minahasa Tenggara, Ir. Arnold Sorongan, M.Si.

 

 

 

 

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Bupati Ronald Sorongan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan tema tahun ini adalah “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat”.

 

 

 

 

Tema ini dipilih untuk menguatkan komitmen serta tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal.

 

 

 

 

 

 

 

Selain itu, tema tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

Otonomi daerah dijelaskan sebagai hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat, sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

 

“Berangkat dari prinsip dasar inilah, otonomi daerah dirancang untuk mencapai 2 (dua) tujuan utama termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi,” sebut Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya.

 

Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama, yaitu tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.

 

“Dari segi kesejahteraan, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien, dan ekonomis melalui inovasi kebijakan pemerintahan,” tutupnya.

 

 

Upacara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Waka Polres Mitra Kompol Franky Ruru, SPd, Danramil Ratahan, Kepala Dinas, Kepala Badan, Sekretaris, Camat, Lurah, serta seluruh ASN dan Satpol-PP yang turut serta mengikuti acara tersebut.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bukber di Mapolres Mitra: Kapolres dan Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Lintas Institusi

13 Maret 2026 - 08:06 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

“Musrenbang Bukan Rutinitas” – Bupati Ronald Kandoli Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

12 Maret 2026 - 15:16 WITA

Fredy Tuda Wakili Bupati Resmikan Dapur SPPG Tombatu Timur untuk Program Gizi

10 Maret 2026 - 20:18 WITA

Bupati Mitra Ronald Kandoli Resmikan Gedung Gereja KGPM Sidang Pniel Rasi.

9 Maret 2026 - 10:21 WITA

Kadis DKUKMPP Audy Rondo Ucapkan Dirgahayu Kepemimpinan Pertama Bupati Ronald Kandoli dan Fredi Tuda

20 Februari 2026 - 08:30 WITA

Trending di Mitra