Minahasa,Sulutnews.com – Pemilihan calon Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano periode 2025-2029 pada Kamis (23/1) diharapkan berjalan lancar aman transparan, demokratis dan tanpa menyalahi aturan agar terpilih calon Rektor yang berkompetensi berkualitas untuk memimpin Unima lebih baik kedepan.
Demikian harapan yang disampaikan Mantan Rektor Unima Prof Dr Philopius Tuerah DEA serta Dr Drs Arnold Poli SH Ketua Aliansi Guru Sulut ( AGIS) yang juga sebagai Pengamat Pendidikan dan Direktur IPDN Sulawesi Utara kepada wartawan Sulutnews.com Rabu (22/1) di Tomohon. Dua pengamat tersebut dihubungi via telepon menangapi rencana Pemilihan Rektor Unima pada Kamis (23/1) sore di Kampus Unima Tondano.
Dalam pemilihan Rektor tersebut untuk memilih calon Rektor dari tiga nama calon yang lolos penjaringan pada Kamis 16 Januari 2025 pekan lalu. Tiga nama tersebut yakni Dr Joseph Philip Kambey SE .AK MBA ( Dekan Ekonomi Bisnis) meraih 26 suara, kemudian Recky Harold Sendouw SP.MM P.hd (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) merai 13 suara dan Dr Ignatius Javier Tuerah SS.M.Pd.
Menurut Prof Philopius Tuerah pemilihan Rektor Unima oleh 48 angota Senat Kamis 23 Januari 2025 merupakan momentum tepat para Senat memilih yang terbaik. Karena tiga calon yang siap bertarung semua berkualitas dan di kompetensi.” Jadi calon ini berkompetensi” kata Tuerah yang juga menjabat Ketua Sistim Pemeriksa Internal ( SPI) Unima saat ini
Begitu juga dikatakan Arnold Poli. Tiga nama yang sudah lolos penjaringan pada Kamis 16 Januari lalu semua sudah sah untuk dipilih menjadi Rektor Unima. Tiga calon bergelar Doktor.” Tingal bagaimana 48 Angota Senat memilih mana yang terbaik” kata Poli.
Prof Tuerah dan Dr Arnold Poli berharap transparan dan demokratis serta lancar pemilihan Rektor besok.

Foto – Ketua AGIS Sulut yang juga Direktur IPDN Sulut Dr Drs Arnold Poli SH.MAP
Jangan Ada Suap
Bahkan Arnold Poli minta hindari suap menuap agar terpilih Rektor yang bersih bukan terpilih karena ada dugaan suap. Ini pasti tidak akan baik ketika .memimpin Unima dan akan ditolak bila terbukti ada duagaan suap. Semua Senat dan tiga calon harus hindari itu agar terpilih Rektor yang baik.
Unima sebagai pabrik Guru di Sulut harus memilih Rektor yang memiliki reputasi yang baik dan kompensi serta berkualitas. Ini penting karena kalau kualitas lulusannya yakni guru guru tidak baik maka pendidikan tidak akan maju kedepan
” Ingat kualitas guru itu ditentukan oleh pabriknya atau Unima yang merupakan gudang guru di Sulut. Kita harus butuh cnolits serta atktitut yang baik.
Tuerah dan Poli berharap agar mereka yang terpilih menjadi Rektor harus kita dukung siapapun yang terlilih dan dilantik oleh Mendiktisaintek nanti.” Ini penting semua Civitas Akademika Unima harus dukung agar Unima lebih maju dan siap berkompetensi kedepan” kata Arnold Poli.
Sebelumnya Ketua Senat Unima Prof Herry Sumual M.Si mengatakan kepada Wartawan Sulutnews.com Selasa (21/1) , jadwal pemilihan Rektor Unima tetap Kamis 23 Januari 2025. Ini sesuai jadwal yang disepakati dari awal. Dan pemilihan akan dipantau dan diawasi ketat oleh Irjen Kemendiktisaintek yakni Ibu Dr Chatarina Meliana SH.SE MH yang juga Plt Rektor Unima saat ini. Pemilihan akan dihadiri 48 Angota Senat Unima dan akan berjalan lancar aman” Saya optimis berjalan lancar” kata Sumual. (Fanny)







