Manado,Sulutnews.com – Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 200 Sekolah Rakyat (SK) di seluruh Indonesia, 8 paket berada di Kepulauan Sulawesi.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Agus Zainal Arifin usai mengikuti sebuah acara di Senayan, Jakarta Senin pekan lalu.
“Sesungguhnya arahan Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ada 200 sekolah rakyat yang akan kita bangun” kata Agus Zainal.
Menteri Agus menyebut, bahwa pembangunan sekolah rakyat tersebut akan dilaksanakan sesuai pembiayaan dari APBN dan juga pihak swasta.
“Ada sebanyak 100 sekolah rakyat dibangun melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) didukung oleh Kementrian PU, dan sisanya 100 dibangun oleh swasta,” katanya.
Namun Agus menambahkan bahwa Presiden Prabowo juga ingin agar minimal 100 sekolah rakyat dibangun setiap tahunnya di Indonesia, atau satu sekolah di tiap kabupaten.
“Minimal 100 sekolah rakyat itu yang harus dibangun setiap tahun sehingga ke depan setiap kabupaten dan kota dapat memiliki satu sekolah rakyat,” ujar Menteri Agus mantap.
Apakah Pendidikan Di Sekolah Rakyat Menggunakan Kurikulum Merdeka ?
Menteri Agus menyatakan, Sekolah Rakyat akan mengadopsi kurikulum nasional yang dirancang secara khusus, berbeda dari sekolah formal pada umumnya.
“Dimana diharapkan di setiap kabupaten hendaknya memiliki sekolah rakyat,” pungkasnya. (*/Yayuk)







