Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 3 Mar 2026 14:16 WITA ·

Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai


Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai Perbesar

Surabaya, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang operasional terminal nonpetikemas, terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar Terminal Teluk Lamong melalui program pembinaan UMKM pengolahan kedelai.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan bersama FKS Group ini sebelumnya telah mendampingi kelompok masyarakat di wilayah Tambak Sarioso, Tambak Osowilangon, Romokalisari, dan Karangkiring.

Melalui pelatihan pembuatan tempe dan produk turunan kedelai, penguatan manajemen usaha, hingga dukungan pemasaran, kelompok binaan berhasil mengembangkan usaha rumahan yang menambah pendapatan keluarga.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa program ini dirancang berbasis keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin UMKM binaan tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga berkembang dan naik kelas. Karena itu, pendampingan dilakukan secara terstruktur, termasuk penguatan kualitas produk dan akses pasar,” ujarnya.

Keberhasilan tahap pertama mendorong Pelindo Multi Terminal dan FKS Group melanjutkan Program Kolaborasi UMKM Pengolahan Kedelai Tahap II pada tahun ini. Program lanjutan telah dimulai dengan rangkaian sosialisasi di Surabaya dan Gresik yang diikuti sekitar 200 peserta yang dilaksanakan pada Februari lalu, mencakup pelaku usaha dan calon binaan baru.

“Pada tahap kedua ini, kami memperkuat model pembinaan dengan menyiapkan UMKM binaan yang sukses sebagai tenaga pelatih (trainer) bagi peserta baru. Pendekatan ini diharapkan menciptakan efek berganda (multiplier effect) serta memperluas dampak ekonomi di sekitar wilayah operasional,” terang Finan.

Selain sosialisasi, kegiatan juga meliputi kunjungan lapangan dan pendampingan intensif untuk memastikan peningkatan kualitas produksi, inovasi produk turunan seperti tempe, susu kedelai, tempe mendoan, dan keripik tempe, serta penguatan tata kelola usaha.

Finan menegaskan bahwa inovasi sosial menjadi inti program TJSL perusahaan.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pelindo Multi Terminal membawa manfaat sosial yang inklusif. Program ini menunjukkan bagaimana pendekatan ekonomi sirkular mampu memperkuat pendapatan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Finan.

Ditegaskan Finan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip Envireomental, Social, and Governance (ESG) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Desi, salah satu pelaku UMKM kedelai yang telah berhasil, menambahkan bahwa kunci keberhasilan mereka tidak hanya terletak pada semangat, tetapi juga pada dukungan dari Pelindo Multi Terminal dan FKS berupa pendampingan intensif. “Proses trial and error yang dibimbing oleh tenaga ahli serta konsultasi secara rutin dengan pendamping sangat membantu, terutama saat mereka menghadapi keterbatasan dalam berinovasi”, ujar Desi.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pelindo Multi Terminal berharap semakin banyak UMKM tempe di Teluk Lamong yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mudik Tanpa Cemas Soal Biaya, BRI Finance Siapkan Fasilitas Dana Tunai Aman di Tangan

3 Maret 2026 - 15:18 WITA

LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026

3 Maret 2026 - 15:01 WITA

KAI Divre IV Tanjungkarang Hadirkan Lokomotive Ramadhan Festival 2026 di Bambu Kuning Square

3 Maret 2026 - 14:06 WITA

Cuti Bersama Lebaran 2026: Saatnya Menyusun Rencana Liburan

3 Maret 2026 - 13:39 WITA

Pentingnya Tracking dan Komunikasi dalam Jasa Pengiriman Barang dan Dokumen ke Luar Negeri

3 Maret 2026 - 11:55 WITA

BINUS @Malang Hadirkan Workshop untuk Kesehatan Mental dan Performa Akademik

3 Maret 2026 - 11:35 WITA

Trending di Bisnis