Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Mitra · 14 Okt 2024 13:15 WITA ·

Pasan Kecamatan Pertama di Mitra, Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan


Pasan Kecamatan Pertama di Mitra, Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Perbesar

Pasan, sulutnews.com – Pasan menjadi Kecamatan Pertama di Kabupaten Minahasa Tenggara, yang sukses melaksanakan rembuk stunting tingkat kecamatan Senin,14 Oktober 2024, Kegiatan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah Kecamatan, Hukum Tua, Pendamping Desa dan tokoh masyarakat. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah stunting dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanganannya di Kecamatan Pasan.

Kegiatan dibuka oleh Camat Pasan Andrew Jowangkay,S.E.MM dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kesehatan serta intervensi Dana Desa untuk prioritas program penurunan stunting. “Stunting adalah masalah serius yang perlu penanganan bersama. Kita harus bekerja sama untuk memberikan solusi bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, hadir narasumber dari Puskesmas Pasan dr. Steven Tulandi yang memberikan penjelasan mendalam mengenai penyebab dan dampak stunting. Kepala Puskesmas Pasan dr. Steven Tulandi menyampaikan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga mempengaruhi kemampuan kognitif dan kualitas hidup di masa depan.

Peserta rembuk diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam upaya mengurangi angka stunting di Wilayah Desa Se- Kecamatan Pasan.

Camat Pasan menekankan pentingnya komitmen semua pihak untuk berkontribusi dalam mengatasi masalah stunting. “Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi butuh dukungan dari semua lapisan masyarakat. Mari kita tingkatkan perhatian kita terhadap kesehatan generasi mendatang,” pungkasnya.

Rembuk stunting pertama di Kecamatan Pasan diharapkan menjadi momentum awal untuk menciptakan perubahan positif dan menurunkan angka stunting bagi anak-anak di Minahasa Tenggara. Dengan kolaborasi yang baik, visi untuk anak-anak yang lebih sehat dapat terwujud.(***)

Artikel ini telah dibaca 1,335 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bukber di Mapolres Mitra: Kapolres dan Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Lintas Institusi

13 Maret 2026 - 08:06 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

“Musrenbang Bukan Rutinitas” – Bupati Ronald Kandoli Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

12 Maret 2026 - 15:16 WITA

Fredy Tuda Wakili Bupati Resmikan Dapur SPPG Tombatu Timur untuk Program Gizi

10 Maret 2026 - 20:18 WITA

Bupati Mitra Ronald Kandoli Resmikan Gedung Gereja KGPM Sidang Pniel Rasi.

9 Maret 2026 - 10:21 WITA

Kadis DKUKMPP Audy Rondo Ucapkan Dirgahayu Kepemimpinan Pertama Bupati Ronald Kandoli dan Fredi Tuda

20 Februari 2026 - 08:30 WITA

Trending di Mitra