Manado, Sulutnews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mulai berlangsung serentak pada 8 Januari 2026 dan akan menjangkau 55 juta penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada awal Januari di Jakarta meminta kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan melakukan persiapan yang mencakup kesiapan dapur, distribusi, SDM, serta penguatan standar keamanan pangan.
“Dimulai tanggal 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat,” kata Dadan di Jakarta, awal Januari dikutip dari laman resmi.
Karena hal ini berkaitan dengan keamanan pangan maka sudah barang tentu selalu dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada penerima manfaat, tambah Dadan.
SPPG di Provinsi Sulawesi Utara.
Tentang kesiapan SPPG sudah sebanyak 11 unit SPPG terbentuk (dari sebelumnya hanya 7 unit) pada Oktober 2025 lalu, dari target 226 unit SPPG yang nantinya harus membantu MBG di Profinsi Sulawesi Utara. Program ini telah melayani lebih dari 23.000 penerima manfaat.
Laporan yang diperoleh Pemprof Sulut telah menyediakan anggaran. Penambahan jumlah unit SPPG berikut dapurnya di seluruh kota dan kabupaten. Saat ini hanya di Kabupaten Minahasa, Bitung, Sangihe, Minahasa Tenggara, Sitaro dan di Manado yang dilengkapi SPPG, dengan Kota Manado memiliki 2 SPPG.
Rencana penambahan unit SPPG tersebut akan direalisasi hingga akhir tahun 2026, yaitu target 226 unit dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 44 ribu murid. (Yayuk)





