Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Banten · 9 Feb 2026 07:44 WITA ·

Membanggakan, Sekretaris PWI Sulut Terima Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026


Foto : Sekretaris PWI Sulut Dr.Merson Simbolon, A.Md, SE.,MBA,M.Si menerima Press Card Number One (PCNO) pada peringatan HPN 2026 di Banten, Senin (9/2). Perbesar

Foto : Sekretaris PWI Sulut Dr.Merson Simbolon, A.Md, SE.,MBA,M.Si menerima Press Card Number One (PCNO) pada peringatan HPN 2026 di Banten, Senin (9/2).

Banten, Sulutnews.com – Insan pers kembali membanggakan Provinsi Sulawesi Utara dengan menerima Press Card Number One (PCNO) dalam rangka puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, Senin (9/2/2026).

Setelah lolos proses seleksi dan penjaringan oleh panitia, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara, Merson Simbolon akhirnya dinyatakan layak menerima kartu pers nomor satu (PCNO) yang diserahkan pada puncak HPN 2026 Banten.

“Pastinya kita mensyukuri telah dinilai layak mendapat apresiasi penghargaan tertinggi ini yang setara lifetime achievement award. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, seorang wartawan tak akan pernah berharap award, namun itu merupakan bagian dari profesinya yang harus dijalankan,” kata Simbolon yang juga Alumni PPRA LX Lemhanas RI.

Secara pribadi, Simbolon mengapreasi penghargaan PCNO yang diberikan PWI. Apalagi status penerima PCNO juga disebut sebagai bukti bahwa penerima adalah wartawan profesional dengan kompetensi dan integritas tinggi.

“Ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan yang lain, karena sebelumnya PCNO ini juga sudah diterima para senior. Hanya saja, tahun ini memang lebih selektif dan ketat karena penerima harus benar-benar memenuhi persyaratan yang telah ditentukan panitia dari PWI Pusat” Ucap Simbolon.

Syarat dimaksud adalah insan pers yang masih hidup dan aktif menghasilkan karya jurnalistik yang diakui tingkat nasional/internasional secara konsisten minimal selama 25 tahun (tajuk, tulisan, berita maupun foto). Lalu, menjadi pelopor dan tokoh pengembangan genre jurnalistik tertentu, seperti jurnalisme, investigasi, presisi, hiburan, olahraga, televisi, radio, digital, dan lainnya.

Penerima turut konsisten dan berkontribusi memajukan dunia jurnalistik Indonesia melalui gagasan dalam tulisan, artikel atau buku.

Selain itu, konsisten berkontribusi membela kemerdekaan pers lewat gagasan karya dan kiprahnya serta memajukan SDM pers nasional melalui keterlibatan pribadi/lembaga dalam pelatihan.

Simbolon menjelaskan saat mengikuti pendidikan di Lemhanas, dalam Kertas Karya Ilmiah Perseorangan (Taskap) mengangkat judul “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Uji Kompetensi Wartawan Guna Menjaga Persatuan Indonesia” dan saat menyelesaikan program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Samratulangi, mengangkat judul disertasi “Determinan Kinerja Wartawan dengan mediasi digitalisasi berbasis AI” yang sudah mendapat hak paten dan telah terbit di Jurnal Scopus.

Selain kedua karya ilmiah tersebut Merson Simbolon telah menekuni profesi wartawan sejak tahun 2000 mengikuti jejak para senior pers Sulut, di antaranya, Andy Engka, Spego Goni, Juidy Goni Lapian, Joutje Kumajas, Voucke Lontaan dan wartawan senior lainnya. Mengikuti uji kompetensi wartawan lengkap dari jenjang muda, jenjang madya dan jenjang utama. Dan selanjutnya mengikuti TOT, assesmen, magang dan dipercaya pimpinan menjadi Asesor di Lembaga Uji PWI.

“Saat menerima undangan dari penitia Pusat HPN 2026 nomor : No : 476/PWI-P/HPN2026/I/2026  tanggal 27 Januari 2026, sebagai penerima PCNO, hati saya begitu senang, bersyukur mendapat penghargaan tertinggi, menambah semangat untuk memajukan jurnalistik Indonesia” ucapnya.

Selengkapnya penerima PCNO HPN 2026 antara lain :

  1. Sihono, HT,M.Si., asal Yogya.
  2. Idris Pasaribu, asal Sumut.
  3. Media Sucahya asal Banten.
  4. Saibansah Dardani, asal Kepri.
  5. Denny Risman, S.Sos, asal Kepri.
  6. Dr.Merson Simbolon, A.Md.,SE.,MBA,M.Si, asal Sulut.
  7. Zulmiron, asal Riau.
  8. Setiawan Hendra Kelana, asal Jateng.
  9. Ahmad Ris Edianto, asal Jateng.
  10. Agus Toto Widiyatmoko, asal Jateng.
  11. Wisnu Setiadji, asal Jateng.
  12. Bagus Sudarmanto, asal DKI.
  13. H.Johny Handjojo, asal DKI.

(Ria)

Artikel ini telah dibaca 1,298 kali

Baca Lainnya

Merson Simbolon Menerima Penghargaan Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026

10 Februari 2026 - 11:15 WITA

Acara Puncak HPN 2026 Meriah Ditandai Pemberian Penghargaan, Menko PM Muhaimin Iskandar Minta Pers Harus Berintegritas

9 Februari 2026 - 22:49 WITA

Gubernur Banten Andra Sony : HPN 2026 Memberikan Manfaat Positif Bagi Daerah Banten

9 Februari 2026 - 11:28 WITA

Pers Sangat Penting Menyampaikan Informasi Benar Kepada Publik Ditengah Disrupsi Informasi Era AI

8 Februari 2026 - 22:26 WITA

Hari Ini Lebih 1.000 Wartawan Tiba di Banten Sambut HPN 2026

6 Februari 2026 - 18:54 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Trending di Adat Budaya
error: Content is protected !!