Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 25 Jun 2025 22:44 WITA ·

Louis Schramm : Pekerjaan Skimmer di Kamboja Berbahaya. Warga Sulut Dihimbau Tidak Tergiur


Louis Schramm : Pekerjaan Skimmer di Kamboja Berbahaya. Warga Sulut Dihimbau Tidak Tergiur Perbesar

Foto : Louis Carlk Schramm, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut

MANADO,Sulutnews.com – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut Louis Carl Schramm. SH, MH menghimbau kepada warga Sulut agar tidak tergiur bekerja sebagai Scemer di Negara Kamboja karena pekerjaan tersebut sangat berbahaya, hal ini dikatakan Louis usai bertemu dengan Dirjen Perlindungan Pekerja Migran Kementrian BP2MI Rinardi, S.E., M.Sc. beberapa waktu lalu. Menurutnya dalam mengungkap jaringan sindikat yang merekrut pekerja Indonesia dengan iming-iming gaji tinggi, kini telah dilakukan upaya mitigasi agar tidak ada lagi korban berikutnya dimana sudah banyak bukti kasus yang menyebabkan pekerja migran di Kamboja asal Sulut disiksa hingga meninggal dunia.

“Harus ada langkah-langkah mitigasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah agar ada edukasi kepada masyarakat, jika pekerjaan skimmer itu tidak benar dan sangat membahayakan,” ungkap Louis Rabu (25/6/2025).

Juga dikatakan politisi yang sangat peduli dengan kepentingan masyarakat ini mengatakan, bukti jika pekerjaan skimmer itu sangat membahayakan telah ada banyak korban yang saat pergi bekerja tetapi setelah kembali sudah berada didalam peti mati.” Dengan banyaknya bukti yang sudah terjadi, bagaimana kita orang Sulut tidak bisa melihat jika pekerjaan itu tidak benar,”kata Louis

Terkait mitigasi bagi pekerja migran, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama Dirjen Perlindungan dimana ada kesepakatan Kolaborasi antara Kementrian BP2MI dengan Pemerintah Daerah dalam menangani persoalan perlindungan pekerja migran, juga pengembangan sistim informasi untuk membantu mengelola data pekerja migran.” Upaya menangkap jaringan pelaku yang merekrut pekerja juga wajib dilakukan agar tidak ada lagi korban berikutnya,” tegas Louis sambil berharap agar masyarakat tidak lagi tergiur apa bila ada yang menawarkan pekerjaan sebagai skimmer di Kamboja karena itu sangat berbahaya.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,440 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Trending di Manado