Rote Ndao, Sulutnews.com – Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, kembali menunjukkan komitmennya untuk masyarakat Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Dengan kepedulian yang mendalam, ia hadir untuk menyalurkan bantuan dan mendengarkan aspirasi, membuktikan bahwa mata hati dan ketulusannya untuk masyarakat Rote Ndao tak pernah pudar.

Bantuan Nyata yang Telah Diberikan
Sebelum kunjungan ini, Viktor Laiskodat telah memberikan berbagai bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat Rote Ndao:
– BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya): Membantu memperbaiki rumah warga yang rusak akibat bencana atau kondisi yang kurang layak.
– Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian): Meningkatkan produktivitas pertanian, yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar masyarakat Rote Ndao.
– Meteran Gratis: Meringankan beban ekonomi masyarakat.
– Bantuan untuk Gereja dan Pengembangan UMKM: Mendukung kegiatan keagamaan dan pengembangan usaha kecil di Rote Ndao.
Komitmen yang Berkelanjutan
Dalam kunjungan terbarunya, Viktor Laiskodat kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membantu masyarakat Rote Ndao. Ia tidak hanya mendengarkan keluhan dan masukan, tetapi juga menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan, menunjukkan bahwa kepeduliannya tidak hanya sebatas kata-kata.
Sosialisasi dan Pembangunan untuk Masa Depan.
Selain menyalurkan bantuan, Viktor Laiskodat juga aktif memberikan sosialisasi mengenai penanganan bencana alam. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya banjir yang sering melanda wilayah ini.

Viktor Laiskodat juga berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan di sektor-sektor prioritas Rote Ndao, seperti pariwisata, kelautan, pertanian, dan pengembangan UMKM. Dengan fokus pada sektor-sektor ini, diharapkan Rote Ndao dapat berkembang lebih pesat dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Kunjungan kerja Viktor Laiskodat ini diharapkan dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Rote Ndao, baik dalam penanganan bencana maupun peningkatan kesejahteraan.
Reporter: Dance Henukh






