Manado, Sulutnews.com – Komisi X DPR- RI Bidang Pendidikan dan Pariwisata dan Kebudayaan Senin (6/10) melakukan kunjungan ke SMK Negeri 9 dan SMA Negeri 6 di Kelurahan Taas Kecamaran Tikala Manado.
Dan juga meninjau SMP Negeri 7 di Teling , SD Negeri 96 di Bumi Nyiur dan Sekolah TK Kartika di Teling. Usai meninjau sekolah langsung pertemuan dengan Wakil Gubernur Dr Viktor Mailangkay SH MH serta instansi terkait sebagai.mitra kerja.
Tim Komisi X DPR- RI dipimpin Wakil Ketua Komisi X Ibu Esty Wijayati SH dan didampingi sejumlah Angota DPR- RI dan Staf serta Dari Kementrian Terkait.
Turut mendampingi UPT Kemendikdasmen di Sulut yakni Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) Sulut Febry Dien ST.M.JNf.TecH (MAN) Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan ( BGTK) Sulut Arianto Batara SP.M.Pd, Kepals Balai Bahasa Sulut Januar Pribadi SIP..MM .
Serta Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si serta Kabid SMA Dikda Sulut Dr Sry Pasiakh S.Pd.M Pd. Rombongan disambut Kepsek SMK Negeri 9 Arther Rarun S.Pd.M.Pd dan Kepsek SMA Negeri 6 Bpk Sammy Prang S.Pd serta staf Guru guru. Dan siswa.
Dalam pertemuan tersebut Rombongan komisi X meninjsu ruang kelas dan perpustakaan serta beberapa ruang praktek SMK serta kondisi dua sekolah yang masuk lokasi rawan banjir. Selain itu melihat dapodik SMK dan SMA .
Dalam dialog dengan puluhan Siswa SMK dan SMA Ketua Tim Komisi X DPR- RI Ibu Esty menanyakan terkait program Makan Bergizi Gratis ( MBG) dan Program Indonesia Pintar ( PIP) untik siswa miskin.
Dalam dialog sejumlah siswa mengatakan sudah sejak beberapa hari mendapat MBG. Nanun salah satu siswa mengatakan bagus enak makanan MBG cuma harus diganti ganti jangan telur teus.” Says usul setiap hari harus diganti jangan telur terus” kata salah satu siswa didepan rombongan Komisi X.
Untuk PIP itu tidak ada masalah. Menurut salah satu siswa dana sudah ada di Bank cuma belum dicairkan.
Komisi X DPR-RI apresiasi terkait MBG dan PIP disekolah SMA 6 dan SMK Negeri 9.
Diharapkan siswa tetap semangat dan belajar terus. Komisi X juga sempat menyingung lokasi sekolah rawan banjir tahunan dan ada dua sekolah satu halaman. Bisa dipikirkan relokasi.
Dalam kunjungan tersebut Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M.Si dan Kepsla BPMP Febry Dien menjelaskan kondisi dua sekolah yang ada disatu lahan dan juga perpustakaan serta sarana dan prasarana dan masalah banjir.
Kadis Dikda Femmy Suluh mengatakan proses belajar mengajar tetap jalan di SMK 9 dan SMA 6 meski sering ada banjir tahunan sering terjadi. Kadis apresiasi kunjungan Komisi X DPR- RI dan berdialog dengan siswa dan Kepsek serta guru guru.
Keosek Apresiasi
Sementara itu Kepsek SMK Negeri 9 Arther Rarun mengapresiasi ataa kunjungan Komisi X DPR- RI karena sudah berdialog langsung dengan siswa terkait MBG dan PIP yang berjalan baik disekolahnya.
Kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Arther Rarun mengatakan lokasi sekolah rawan banjir dan satu halaman dengan SMA Negeri 6. Ini masalah yang harus diatasi karena kalau satu halaman Dapodik bermasalah dan bantuan sulit. Dan juga banjir tahunan. Kepsek berharap kunjungan Komisi X bisa cari solusi. Terkait isu relokasi itu baik dan kami dukung apakah SMA 6 atau SMK 9 yang direlokasi ketempat yang lain itu kami dukung.
Saat ini proses belajar di SMK 9 Manado tetap jalan normal. PIP tidak ada masalah dan MBG. Tidak ada keracunan MBG. Hal yang sama dikatakan Kepsek SMA Negeri 6 Sammy Prang mengapresiasi kunjungan Komisi X DPR- RI ini sangat baik melihat kondisi sekolahnya.

Foto – Komisi X DPR- Ri dan Siswa SMK Negeri 9 dan SMA Negeti 6 Manado
Hal lain juga dikatakan Kepsek SMP Negeri 7 Manado Helly Sinaulan S.Pd.M.Pd usai menerima Kunjungan Komisi X DPR- RI. Kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kepasek banga karena akan diperhatkkan kondisi sekolah. Dan juga PIP untuk 200 siswa amsn bersama MBG untuk 800 siswa dapat semua. DPR- RI memantau PIP dan MBG lancar tidak ada keracunan hinga saat ini. Kadis Dikbud Manado Peter Assa turut mendampingi Konjungan Komisi X di SMP Negeri 7, SD Negeti 96 dan TK Kartika.
Banga Kunjungan Komisi X DPR- RI
Sementata itu Kepala BPMP Febry Dien menyatakan banga dan apresiasi atas kunjungan Komisi X DPR- RI ke Sulut dan meninjau lima sekolah antara lain SMK Negeri 9 SMA Negeri 6, SMP Negeri 7 , SD Negeri 96 dan sekolah TK Kartika Kunjungan ini baik karena memantau langsung kondisi sekolah termasuk Program MBG dan PIP serta revitalisasi.
Kepada Jurnalis Sumikolah usai kunjungan Komisi X DPR- RI dibeberapa sekolah Febry Dien mengatakan terkait masalah rencana relokasi SMA Negeri 6 itu sudah dibicarakan dan Dikda Sulut akan menindak lanjuti. Jadi relokasi akan ditindak lanjuti Dikda. Terkait bantuan Sarana dan Prasarana di SMK Negeri 9 dapat diinput di Dapodik namun itu setelah ada kejelasan lokasi yang akan ditetapkan. Jadi untuk SMK Negeti 9 dan SMA Negeri 6 akan tetap menjadi perhatian karena itu Komisi X DPR-RI kunjungi langsung.

Foto – Wakil Ketua Komisi X DPR- RI Saat Dialog MBG dan PIP Dengan Puluhan Siswa SMK Negeri 9 dan SMA Negeri 6 Mamado Senin (6/10)
Terkait SMP Negeri 7 Manado yang dikunjungi Komisi X Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Manado Peter Assa ST.MT.Ph.D Febry Dien mengatakan, ada rencana rehabilitasi jika Pemkot Manado tidak bisa laksanakan akan diusulkan untuk program Revitalisasi tahun 2026 dengan catatan tidak ada alokasi angaran yang sama dari Pemkot Manado tahun 2026′ Kita bisa usulkan revitalisasi” kata Febry Dien.
Sementara terkait SD Negeri 96 yang sering banjir Febry mengatakan perlu dicarikan solusi lanjutan dari Pemkot Manado kalau sering banjir. Dan untuk TK Kartika di Teling akan diperhatikan BPMP untuk mendapat bantuan alat permainan yang sesuai kebutuhan” Secara umum.kunjungan Komisi X DPR- RI berjalan baik dan semua aspiraai diperhatikan” kata Dien.(Fanny)






