Kerinci,Sulutnews.com – Tak Henti hentinya persoalan paket proyek di Kerinci Provinsi Jambi menuai sorotan. Kali ini Edminuddin Ketua DPRD Kerinci kembali di sorot terkait paket proyek Pokir (Pokok-pokok) yang disahkan melalui peraturan di mana pokir tersebut adalah hak dari setiap Anggota DPR/DPRD di mana di peruntukan bagi setiap anggota DPRD sebagai salah satu penampung aspirasi masyarakat terutama di Dapilnya masing-masing.
Namun lain halnya dengan Edminuddin di mana pokir tersebut di Duga disalah gunakan untuk memperkaya diri pribadinya. Pasalnya paket proyek pokir tersebut di terindikasi di jual belikan pada beberapa kontraktor dengan harga fantastis.
Ya saya dapatkan paket itu dari pak ketua DPRD Kerinci dengan harga puluhan juta dan tahun lalu juga begitu ucap sumber yang tidak mau namanya di tulis pada media ini saat di temui oleh wartawan pada beberapa waktu lalu. adapun paket tersebut berada di salah satu dinas di Kerinci.
Edminuddin saat di upayakan untuk di Konfirmasi melalui via telepon WhatsApp tidal di respon dan melalui pesan juga tidak ada tanggapan pada 26/11/2023 hingga berita ini dimuat.
Jika benar ada dugaan jual beli paket oleh Sang Ketua DPRD Kerinci tersebut maka pihak APH di minta memanggil dan Periksa agar tidak terjadi lagi pada Anggota DPRD lainnya.(SAPRIAL)





