Manado, Sulutnews.com – Kepsek Madrasah Alia Negeri ( MAN) Model di Tuminting Manado Drs Adrian Abdullah mengatakan sekolahnya hanya menerima 400 siswa sesuai Quota dan aturan dari Kementrian Agama.” Jadi saya tidak mau langar aturan .Karena bisa dapat sangsi” kata Kepsek Adrian Abdullah kepada Sulutnews.com Selasa (27/6) disekolahnya.
Menurut Kepsek saat pembukaan pendaftaran beberapa waktu lalu ada sekitar 531 yang mendaftar. Dari jumlah tersrbut hanya 400 yang diterima sesuai Qouta dan 400 siswa itu juga sudah ikut tes tiga hari lulus semua.” Kalau ada masyarakat mengatakan itu ada titipan itu keliru .Kami ikut aturan dan ada tes” kata Kepsek.
Kepsek mengatakan, hinga hari Selasa (27/6) masih ada orang tua yang anaknya yang tidak lulus mendatangi sekolah dan beberapa angota DPRD
Untuk menanyakan proses pendaftaran dan jumlah yang diterima.” Saya sebagai Kepsek mengatakan kita ikut aturan saja dari pimpinan yakni Kementrian Agama lewat Kanwil Agama Sulut” Kata Kepsek. Siswa siswa yang lolos itu sudah dikirim hinga ke- Kementrian Agama di Jakarta. Kalau mau tanya mengenai jumlah yang diterima hunbungi saja Kanwil Agama. ” Kalau saya mau menambah atau mengurangi bisa dapat sangi” kata Kepsek yang juga Guru Akuntasi itu.
Sekolah MAN Model memang menjadi incaran karena banyak prestasi yang dicapai selama ini baik bidang akademik maupun bidang prestasi olahraga dan lainnya. Kedepan memang perlu dipikirkan penambahan sekolah MAN Model di Manado dan sekitarnya. Saat ini yang ada di Kota Mobagu. Namun penambahan sekolah baru tergantung Kementrian Agama. Untuk MAN Model ada sekitar 300 kamar asrama. Dan semua siswa diawasi ketat sehinga orang tua siswa merasa aman. Untuk sarana pendukung sangat lengkap dengan internet dan guru guru berkualitas yang ada di MAN Model. Para lulusan MAN Model banyak yang sudah sukses dan masuk kampus terkemuka di Indonesia. (Fanny)







