Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Entertainment · 10 Mei 2024 13:17 WITA ·

Kawasan Perdagangan Mega Mas Primadona Pariwisata Di Kota Manado 


Kawasan Mega Mas, telah tersohor dan menjadi buah bibir orang Indonesia dan di Asia Perbesar

Kawasan Mega Mas, telah tersohor dan menjadi buah bibir orang Indonesia dan di Asia

Manado,Sulutnews.com – Kawasan Perdagangan Mega Mas Boulevard Manado merupakan salah satu kawasan primadona sektor jasa, pariwisata serta bisnis yang bertumbuh sumbur di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, hingga kini telah menjadi buah bibir nasional.

Di kawasan ini ada operasional 18 jaringan kantor bank nasional beserta mesin ATM-nya, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, kafe-kafean, toko ritel, sarana hiburan seperti tempat karaoke, serta pusat aneka ragam kuliner. Ada juga fasilitas olahraga darat maupun laut yang diperuntukan keluarga, turis lokal maupun turis mancanegara..

Asisten I Bidang Pemerintah Dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Manado, Julises Deffie Oehlers, memastikan sampai dengan sekarang Mega Mas Boulevard Manado telah memberi kontribusi besar dalam perolehan PAD.

“Iya, telah menjadi kawasan bisnis dengan perolehan PAD terbesar,” kata Julises Oehlers kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, terkait kehadiran pusat perdagangan terbesar di Manado tersebut.

Pada tahun Anggaran 2024/2025 Pemkot Manado mencatat pertumbuhan investasi besar maupun kecil meningkat cukup baik. Dampak positifnya adalah perolehan pajak daerah lebih meningkat. Disebutnya, PAD dari kawasan ini terbesar sepanjang 15 tahun belakangan.

“Memang soal sosialisasi sejalan dengan keinginan Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Ricard Sualang agar semua kegiatan yang merangsang pertumbuhan investasi harus terus dibuka terutama untuk perijinan,” katanya seraya menambahkan, untuk jenis dan jumlah industrial dalam catatan pula. Sehingga nanti mudah menata dan dalam rangka pembinaan hingga pada level UMKM, tambah Julises Deffie Oehlers.

Tentang kehadiran lahan hijau (lahan seluas 16 persen) di pesisir pantai Mega Mas, sejak awal fungsinya tetap sama, ujarnya. Lahan itu menjadi sebagaimana Surat perjanjian investasi pada era 90-an dikelola pemerintah.

Yang mana investor harus berbagi keuntungan di lahan yang dinamakan 16 persen.

Lahan ini sudah digunakan Pemkot Manado untuk agenda kegiatan kedinas seperti pertemuan-pertemuan di Gedung Youte Centre dan di lahan terbuka,” tambahnya.

Ia menambahkan pula bahwa, berbagai macam cara dilakukan untuk membina  para nelayan yang melaut di lokasi Mega Mas. Kami sudah beri himbauan, hendaklah nelayan melakukan kegiatan dalam rangka memberikan dampak peningkatan ekonomi warga sekitarnya,” tambah dia.

Kawasan Megamas Manado, merupakan salah satu kawasan bisnis yang sedang berkembang di kota Manado. Kawasan reklamasi seluas 36 Hektar ini terletak di ruas Jln. Piere Tendean (Boulevard) Manado terkini disebut oleh orang-orang sebagai telur emas di Asia Pasifik.” (Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,504 kali

Baca Lainnya

Pemda Sulut Salurkan THR Rp 67, 2 Miliar Untuk 16.949 ASN dan PPPK Menjelang Hari Raya Idul Fitry 1447 Hijria 2026

17 Maret 2026 - 20:28 WITA

PWI Sulut Laksanakan Buka Puasa Sebagai Simbol Kebersamaan dan Toleransi

16 Maret 2026 - 23:24 WITA

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Trending di Manado